IAEA: Iran Tingkatkan Pengayaan Uranium Bawah Tanah
Selasa, 30 Agustus 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca: PM Israel Desak Barat Tolak Kesepakatan Nuklir Iran
Uranium hexafluoride (UF6) adalah sentrifugal gas yang diperkaya. “Dari dua kaskade IR-6 lainnya yang dipasang di Natanz FEP, satu sedang menjalani pasivasi dengan UF6 yang habis, sebuah proses yang dilakukan sebelum pengayaan yang tepat dimulai, dan yang lainnya belum diisi dengan bahan nuklir apa pun,” kata badan tersebut.
Iran dan Amerika Serikat (AS) tampaknya beringsut menuju kesepakatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015, yang menempatkan pembatasan pada kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi terhadap Teheran. Kesepakatan itu terurai setelah penarikan diri AS pada 2018, yang mendorong Iran untuk melanggar pembatasan itu satu per satu.
Pemasangan mesin canggih di situs bawah tanah seperti Natanz dan Fordow, bagaimanapun, bisa menjadi sinyal bagi kekuatan mana pun yang mungkin ingin menyerang Iran jika tidak ada kesepakatan, karena tidak jelas apakah serangan udara di situs tersebut akan efektif.
Kekuatan Barat khawatir bahwa Iran bergerak menuju kemampuan untuk membuat bom nuklir. Iran sendiri telah berulangkali membantah tuduhan semacam itu.
Uranium hexafluoride (UF6) adalah sentrifugal gas yang diperkaya. “Dari dua kaskade IR-6 lainnya yang dipasang di Natanz FEP, satu sedang menjalani pasivasi dengan UF6 yang habis, sebuah proses yang dilakukan sebelum pengayaan yang tepat dimulai, dan yang lainnya belum diisi dengan bahan nuklir apa pun,” kata badan tersebut.
Iran dan Amerika Serikat (AS) tampaknya beringsut menuju kesepakatan untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015, yang menempatkan pembatasan pada kegiatan nuklir Iran dengan imbalan pencabutan sanksi terhadap Teheran. Kesepakatan itu terurai setelah penarikan diri AS pada 2018, yang mendorong Iran untuk melanggar pembatasan itu satu per satu.
Pemasangan mesin canggih di situs bawah tanah seperti Natanz dan Fordow, bagaimanapun, bisa menjadi sinyal bagi kekuatan mana pun yang mungkin ingin menyerang Iran jika tidak ada kesepakatan, karena tidak jelas apakah serangan udara di situs tersebut akan efektif.
Kekuatan Barat khawatir bahwa Iran bergerak menuju kemampuan untuk membuat bom nuklir. Iran sendiri telah berulangkali membantah tuduhan semacam itu.
(esn)
Lihat Juga :