Kepala IAEA Pimpin Tim ke Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia yang Dikuasai Rusia

Senin, 29 Agustus 2022 - 16:45 WIB
loading...
Kepala IAEA Pimpin Tim...
Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi bersama tim yang akan mengunjungi PLTN Zaporizhzhia. Foto/twitter
A A A
WINA - Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan pada Senin (29/8/2022) bahwa dia sedang dalam perjalanan ke pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia.

PLTN itu telah dikuasai Rusia dan menjadi target serangan dalam beberapa pekan terakhir.

"Harinya telah tiba, Misi Dukungan dan Bantuan IAEA untuk Zaporizhzhya sekarang sedang dalam perjalanan," tweet Grossi, mengatakan tim dari pengawas atom PBB akan tiba di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa "akhir pekan ini."

Dalam foto yang menyertai tweetnya, kepala IAEA berpose dengan tim yang terdiri dari 13 orang mengenakan topi dan rompi berlogo pengawas nuklir.

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Sebut 4 Skenario untuk Gunakan Senjata Nuklir

Grossi telah berbulan-bulan meminta untuk dapat mengunjungi lokasi tersebut. Dia memperingatkan, "Risiko yang sangat nyata dari bencana nuklir."

PLTN Zaporizhzhia, yang memiliki enam reaktor Ukraina, telah diduduki pasukan Rusia tak lama setelah Moskow melancarkan invasi pada 24 Februari, dan tetap berada di garis depan sejak itu.

Moskow dan Kiev saling menyalahkan atas penembakan di sekitar kompleks PLTN dekat kota Energodar itu.

Baca juga: Turki Tuding Prancis Gagal Sadari Masa Lalunya sebagai Penjajah

Operator Ukraina Energoatom memperingatkan pada Sabtu tentang risiko kebocoran radioaktif dan kebakaran setelah serangan baru.

PBB telah menyerukan diakhirinya semua aktivitas militer di daerah sekitar kompleks tersebut.

Ukraina awalnya khawatir kunjungan IAEA akan melegitimasi pendudukan Rusia di situs tersebut sebelum akhirnya mendukung gagasan misi pengawasan tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Jumat mendesak pengawas untuk mengirim tim sesegera mungkin.

Antara Kamis dan Jumat, pembangkit listrik itu terputus dari jaringan listrik nasional Ukraina untuk pertama kalinya dalam empat dekade sejarahnya. Jaringan listrik kembali online Jumat sore.

Presiden Rusia Vladimir Putin setuju tim inspektur independen dapat melakukan perjalanan ke pembangkit nuklir Zaporizhzhia melalui Ukraina, menurut kantor kepresidenan Prancis pada 20 Agustus setelah panggilan telepon dengan Presiden Emmanuel Macron.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved