Aktivis LGBT Kesal Peru Bela Indonesia soal Kematian Mahasiswa Transgender di Bali
Minggu, 28 Agustus 2022 - 00:19 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menolak dan mengutuk pernyataan Kementerian Luar Negeri,” kata aktivis LGBT Luz Manriquez dalam protes kecil di Lima, seperti dikutip Reuters, Sabtu (27/8/2022).
Manriquez mengatakan pernyataan pemerintah Peru itu bias karena mengadopsi posisi Indonesia dan tidak menuntut penyelidikan.
“Itu tidak memiliki empati karena tidak mengakui bahwa seorang warga Peru telah tewas di tangan polisi dari negara lain,” imbuh Manriquez.
Brenda Alvarez, seorang pengacara untuk keluarga Ventocilla, mengatakan kepada wartawan kemarin bahwa Kementerian Luar Negeri telah setuju untuk meminta maaf atas pernyataan itu dan meluncurkan penyelidikan.
Kementerian Luar Negeri Peru tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.
Manriquez mengatakan pernyataan pemerintah Peru itu bias karena mengadopsi posisi Indonesia dan tidak menuntut penyelidikan.
“Itu tidak memiliki empati karena tidak mengakui bahwa seorang warga Peru telah tewas di tangan polisi dari negara lain,” imbuh Manriquez.
Brenda Alvarez, seorang pengacara untuk keluarga Ventocilla, mengatakan kepada wartawan kemarin bahwa Kementerian Luar Negeri telah setuju untuk meminta maaf atas pernyataan itu dan meluncurkan penyelidikan.
Kementerian Luar Negeri Peru tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.
Lihat Juga :