Ini Isi UU Keamanan Nasional Hong Kong yang Kontroversial

Rabu, 01 Juli 2020 - 11:14 WIB
loading...
Ini Isi UU Keamanan...
Undang-undang keamanan nasional Hong Kong akan menjatuhkan hukuman penjara kepada mereka yang berupaya memerdekakan wilayah itu dari China. Foto/The Daily Star
A A A
HONG KONG - Parlemen China telah mensahkan undang-undang keamanan nasional Hong Kong yang kontroversial dan akan mulai berlaku pada hari ini, Rabu (1/7/2020). Undang-undang ini akan menghukum kejahatan pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing yang hidup di penjara.

Otoritas Hong Kong telah melempar selimut keamanan ke seluruh kota pada Rabu pagi, bertepatan dengan peringatan ke-23 penyerahan bekas koloni Inggris itu kepada China. Ini dilakukan beberapa jam setelah Beijing memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru di kota itu. (Baca: China Sahkan Undang-undang Keamanan Nasional Hong Kong )

Sekitar dua lusin negara Barat, termasuk Inggris dan Amerika Serikat (AS), telah mendesak China untuk mempertimbangkan kembali undang-undang keamanan nasional itu. Mereka mengatakan Beijing harus mempertahankan hak untuk berkumpul dan kebebasan berbicara di pusat keuangan Asia itu.

Namun China menegaskan bahwa undang-undang itu menargetkan beberapa "pembuat onar" dan menuduh Inggris serta AS ikut campur dalam masalah internal dan memicu kerusuhan di Hong Kong.

Berikut ini adalah rincian undang-undang, yang mulai berlaku pada 15.00 waktu setempat yang dikutip dari Reuters.

* Kejahatan pemisahan diri, subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing yang dapat dihukum seumur hidup di penjara.

* Kegiatan agen keamanan nasional baru dan personelnya di Hong Kong tidak akan berada di bawah yurisdiksi pemerintah lokal.

* Pemerintah pusat di Beijing memiliki tanggung jawab utama untuk urusan keamanan nasional di Hong Kong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
H-3 Piala AFF 2026,...
H-3 Piala AFF 2026, Kapan Daftar Pemain Timnas Indonesia Diumumkan?
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
Gavi Akhirnya Buka Mulut...
Gavi Akhirnya Buka Mulut setelah Dibanting Paredes di Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Kerusuhan Pecah di Italia...
Kerusuhan Pecah di Italia setelah Pria Maroko Dibunuh Polisi secara Brutal
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved