Sekutu Putin: RusiaTak Bisa Hentikan Perang Meski Ukraina Tak Gabung NATO
Sabtu, 27 Agustus 2022 - 07:08 WIB
loading...
Rusia tidak bisa menghentikan perang meski Ukranian tidak jadi gabung NATO. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Rusia tidak akan menghentikan kampanye militernya di Ukraina bahkan jika Kiev secara resmi meninggalkan aspirasinya untuk bergabung dengan NATO . Hal itu diungkapkan sekutu utama Presiden Vladimir Putin yang juga mantan presiden Rusia Dmitri Medvedev.
Medvedev, yang kini menjadi Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, dalam sebuah wawancara dengan televisi Prancis juga mengatakan bahwa Rusia siap untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan syarat-syarat tertentu.
Bahkan sebelum invasi Februari, Moskow menjelaskan bahwa keanggotaan Ukraina di NATO tidak dapat diterima.
"Meninggalkan partisipasinya dalam aliansi Atlantik Utara sekarang penting, tetapi itu sudah tidak cukup untuk membangun perdamaian," kata Medvedev kepada stasiun televisi LCI dalam kutipan yang dilaporkan oleh kantor berita Rusia seperti disitir dari Reuters, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Kota Den Haag di Belanda Ingin Bebas dari Sanksi Anti-Rusia
Medvedev, yang kini menjadi Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, dalam sebuah wawancara dengan televisi Prancis juga mengatakan bahwa Rusia siap untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan syarat-syarat tertentu.
Bahkan sebelum invasi Februari, Moskow menjelaskan bahwa keanggotaan Ukraina di NATO tidak dapat diterima.
"Meninggalkan partisipasinya dalam aliansi Atlantik Utara sekarang penting, tetapi itu sudah tidak cukup untuk membangun perdamaian," kata Medvedev kepada stasiun televisi LCI dalam kutipan yang dilaporkan oleh kantor berita Rusia seperti disitir dari Reuters, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Kota Den Haag di Belanda Ingin Bebas dari Sanksi Anti-Rusia
Lihat Juga :