AS Kantongi Bukti Transfer Intelijen Rusia ke Taliban
Rabu, 01 Juli 2020 - 10:27 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Sekretaris pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, memarahi The Times setelah artikel ini diterbitkan. Ia mengatakan bahwa laporan yang didasarkan pada "kebocoran selektif" mengganggu pengumpulan intelijen. Ia tidak membahas atau menyangkal fakta tentang penilaian intelijen, dengan mengatakan dia tidak akan mengungkapkan informasi rahasia.
Sebelumnya The Washington Post melaporkan pada hari Minggu bahwa penilaian intelijen menyimpulkan bahwa hadiah menyebabkan kematian tentara AS dan The Associated Press melaporkan pada hari Senin bahwa pejabat tinggi Gedung Putih mengetahui intelijen mengindikasikan bahwa Rusia menawarkan hadiah pada awal 2019. (Baca: Gedung Putih Bantah Trump Telah Diberitahu Soal Rusia 'Buru' Tentara AS di Afghanistan )
Presiden Trump telah mengklaim bahwa ia tidak diberitahu tentang rincian intelijen, yang pertama kali dilaporkan oleh The New York Times pada hari Jumat. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )
"Mungkin tipuan Rusia yang dibuat-buat, mungkin oleh Berita Palsu @nytimesbooks, yang ingin membuat kaum Republikan terlihat buruk !!!" tweet Trump pada hari Minggu, mengacu pada laporan itu. (Baca: Soal Isu Hadiah untuk Tewaskan Tentara AS, Ini Kata Trump )
Untuk diketahui 20 anggota tentara Amerika tewas dalam operasi terkait pertempuran di Afghanistan tahun lalu, terbesar sejak 2014.
Sebelumnya The Washington Post melaporkan pada hari Minggu bahwa penilaian intelijen menyimpulkan bahwa hadiah menyebabkan kematian tentara AS dan The Associated Press melaporkan pada hari Senin bahwa pejabat tinggi Gedung Putih mengetahui intelijen mengindikasikan bahwa Rusia menawarkan hadiah pada awal 2019. (Baca: Gedung Putih Bantah Trump Telah Diberitahu Soal Rusia 'Buru' Tentara AS di Afghanistan )
Presiden Trump telah mengklaim bahwa ia tidak diberitahu tentang rincian intelijen, yang pertama kali dilaporkan oleh The New York Times pada hari Jumat. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )
"Mungkin tipuan Rusia yang dibuat-buat, mungkin oleh Berita Palsu @nytimesbooks, yang ingin membuat kaum Republikan terlihat buruk !!!" tweet Trump pada hari Minggu, mengacu pada laporan itu. (Baca: Soal Isu Hadiah untuk Tewaskan Tentara AS, Ini Kata Trump )
Untuk diketahui 20 anggota tentara Amerika tewas dalam operasi terkait pertempuran di Afghanistan tahun lalu, terbesar sejak 2014.
(ber)
Lihat Juga :