Mesin Pesawat Tujuan Los Angeles Terbakar, Penumpang Teriak dan Menangis

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 17:29 WIB
loading...
Mesin Pesawat Tujuan Los Angeles Terbakar, Penumpang Teriak dan Menangis
Mesin pesawat terbakar hingga memaksa penerbangan Viva Aerobus mendarat darurat. Foto/rt/thesun
A A A
LOS ANGELES - Kebakaran mesin pesawat memaksa penerbangan Viva Aerobus menuju Los Angeles dari Guadalajara, Meksiko, untuk berbalik dan melakukan pendaratan darurat.

Para penumpang dilaporkan mendengar ledakan keras beberapa menit setelah lepas landas sekitar pukul 10 malam pada Selasa (23/8/2022).

Mereka kemudian melihat percikan api dan kobaran api mengalir dari mesin kanan pada jet Airbus A320.

Para penumpang yang ketakutan memberi tahu kru tentang api, dan pilot segera berbalik dan mendarat dengan selamat kembali di Guadalajara.

Baca juga: Mantan Presiden Rusia Prediksi Kudeta Militer di Ukraina

Rekaman video dari insiden tersebut menunjukkan percikan api terang keluar dari mesin di langit malam saat pesawat terbang rendah di atas daerah yang tampaknya padat penduduk.

Tak satu pun dari anggota awak atau 186 penumpang terluka. Kebakaran mesin dilaporkan menyebabkan kepanikan di dalam pesawat, dengan penumpang menangis, menjerit, dan berdoa.

Viva Aerobus, maskapai bertarif murah yang menyebut dirinya sebagai "maskapai penerbangan paling ramah lingkungan di Meksiko," menggunakan Airbus A320 untuk penerbangan Selasa, menurut data dari Flightware.com.

Baca juga: AS Jelaskan Mengapa Ukraina Tidak Dapat Rudal Jarak Jauh

Pesawat mendarat kembali di Bandara Internasional Miguel Hidalgo y Costilla di Guadalajara sekitar satu jam setelah lepas landas.

Penerbangan penuh ke Bandara Internasional Los Angeles biasanya memakan waktu sekitar dua jam 40 menit.

Maskapai ini menawarkan penerbangan tambahan ke Los Angeles pada Rabu pagi, kemungkinan untuk mengakomodasi penumpang yang tidak berhasil mencapai tujuan mereka pada Selasa malam.

(sya)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2132 seconds (11.252#12.26)