Mantan Presiden Rusia Prediksi Kudeta Militer di Ukraina

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 16:30 WIB
loading...
Mantan Presiden Rusia...
Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev meramalkan militer Ukraina mungkin melakukan kudeta di Kiev untuk melakukan apa yang pemerintah sipil menolak melakukannya yakni berunding.

Setelah kudeta terjadi, Medvedev, memprediksi junta militer akan merundingkan perdamaian dengan Rusia.

Medvedev, yang sekarang menjadi wakil ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, menguraikan skenario itu sebagai salah satu dari dua opsi yang dia yakini layak untuk Ukraina.

Baca juga: AS Jelaskan Mengapa Ukraina Tidak Dapat Rudal Jarak Jauh

Opsi lainnya adalah jika pemerintah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengubah nadanya dan menyetujui persyaratan Rusia untuk mengakhiri permusuhan.

“Bagaimanapun, Rusia akan mendapatkan apa yang diinginkannya dari Ukraina,” ujar Medvedev.

Moskow menyatakan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina sebagai tujuan operasi militernya di negara itu.

Baca juga: Rusia Klaim Hancurkan Delapan Jet Tempur Ukraina

Kiev awalnya tampak bersedia menerima status netral, tetapi kemudian menolaknya dengan pasokan bantuan militer Barat.

Zelensky sekarang menegaskan mengalahkan Rusia di medan perang dan merebut kembali semua tanah yang berada di bawah kendali Kiev sebelum 2014 adalah satu-satunya pilihan yang mungkin bagi negaranya.

Penilaian oleh Medvedev tampaknya muncul sebagai tanggapan atas artikel Rabu di The Guardian, yang membuat prediksi tentang bagaimana krisis Ukraina dapat berkembang selama enam bulan ke depan.

Dan Sabbagh, editor pertahanan dan keamanan surat kabar Inggris, menawarkan lima prediksi yang dia anggap mungkin.

Prediksinya termasuk konflik buntu dan pengurangan intensitas permusuhan, kampanye sabotase oleh pasukan khusus Ukraina dan krisis pengungsi baru selama musim dingin.

Pejabat Rusia itu mengatakan skenario apa pun untuk konflik yang akan memprediksi kemenangan bagi Kiev adalah “kebohongan dan penghasutan yang sangat jelas.”

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved