PM Israel Desak Barat Tolak Kesepakatan Nuklir Iran

Jum'at, 26 Agustus 2022 - 00:30 WIB
loading...
A A A
Masih belum jelas apakah AS dan Iran akan dapat mencapai kesepakatan baru. Tetapi, pemerintahan Biden diperkirakan akan mempertimbangkan tawaran terbaru Iran dalam beberapa hari mendatang. Dengan kesepakatan yang tampak dekat, Israel telah meningkatkan upayanya untuk memblokirnya.

Baca: Pemimpin Tertinggi Iran: Israel Makin Lemah karena Perlawanan Palestina Kian Kuat

Iran menegaskan program nuklirnya hanya untuk tujuan damai. Republik Islam semakin mengklaim bahwa Amerika sekarang menunda kesepakatan, meskipun Teheran menghabiskan berbulan-bulan dalam negosiasi bolak-balik yang sebelumnya terhenti di Wina dan Qatar.

Lapid memperingatkan bahwa Iran akan mengalihkan miliaran dolar dana yang tidak dibekukan kepada kelompok-kelompok militan yang bermusuhan, seperti Hizbullah di negara tetangga Lebanon, yang mengancam Israel.

Dia berhenti menyalahkan salah satu kekuatan untuk kemajuan pembicaraan yang nyata. Tetapi, Lapid menyebut AS dan kekuatan negosiasi lainnya menyerah pada tuntutan Iran pada menit-menit terakhir.

“Iran membuat tuntutan lagi. Negosiator siap membuat konsesi lagi,” kata Lapid. Dia berhati-hati untuk mengulangi bahwa Biden, yang mengunjungi Israel bulan lalu selama perjalanan melalui Timur Tengah, tetap menjadi sekutu yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved