Medvedev: Operasi Militer Khusus Rusia Gagalkan Peluang Ukraina Gabung NATO

Rabu, 24 Agustus 2022 - 13:00 WIB
loading...
Medvedev: Operasi Militer...
Medvedev: Operasi Militer Khusus Rusia Gagalkan Peluang Ukraina Gabung NATO. FOTO/NDTV
A A A
MOSKOW - Peluang Ukraina untuk bergabung dengan NATO sama dengan nol berkat operasi militer khusus Rusia . Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, Selasa (23/8/2022).

“Jelas bagi semua orang bahwa tidak ada tetangga yang bisa memberi mereka jaminan, betapapun kerasnya mereka membenci Rusia,” kata Medvedev, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

Baca: Sekjen NATO Desak Barat Kirim Lebih Banyak Senjata untuk Ukraina

“Dan sekarang, tidak ada yang akan setuju dengan pengakuan Ukraina ke NATO. Meskipun ada beberapa Russophobes dalam aliansi, mereka tidak bunuh diri. Ini adalah akibat langsung dari operasi militer khusus," tulis Medvedev.

Menurutnya, rezim di Kiev terus menciptakan semacam 'jaminan keamanan untuk dirinya sendiri yang ingin dinikmati di masa depan.

“Dari waktu ke waktu mereka mengadakan pertemuan dengan tetangga individu yang tidak penting, diketuai oleh pensiunan yang sudah lama terlupakan, atau memanggil kembali NATO,” katanya.

Meski demikian, Medvedev yakin bahwa "hanya kesepakatan dengan Rusia yang dapat memberikan jaminan keamanan".

Baca: Zelensky: Perang Rusia Akan Berakhir di Crimea

"Tetapi pihak berwenang Ukraina, yang dirangsang oleh uang dan misil Barat, menolaknya. Akibatnya, prospek jaminan untuk Ukraina sangat suram," ungkapnya.

"Rezim di Kiev memahami bahwa untuk itu (para pemimpin Ukraina saat ini) bahwa tidak ada jaminan keamanan sama sekali dan tidak mungkin ada. Bahkan Amerika Serikat tidak akan menawarkan jaminan masa depan yang cerah kepada (Presiden Ukraina Vladimir) Zelensky. Tidak masuk akal," tegas Medvedev.

Dia percaya bahwa untuk saat ini situasi di Ukraina berada di tangan pemerintahan Biden, tetapi "itu akan segera berakhir."

“Tim berikutnya yang akan mengambil alih di Washington tidak akan ragu untuk membuang skema korup Ukraina bersama dengan antek-anteknya," Medvedev menyimpulkan.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved