AS Tolak Permintaan Ukraina Terapkan Larangan Visa bagi Seluruh Warga Rusia
Selasa, 23 Agustus 2022 - 05:30 WIB
loading...
Ilustrasi
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menolak permintaan Ukraina untuk menerapkan larangan visa menyeluruh bagi warga Rusia. Washington mengaku tidak ingin menutup jalur perlindungan bagi para pembangkang Rusia dan lainnya yang rentan terhadap pelanggaran hak asasi manusia.
Seperti dilaporkan Reuters, Senin (22/8/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pertama kali mendesak larangan visa dalam sebuah wawancara awal bulan ini dengan Washington Post. Ia mengatakan, Rusia harus "hidup di dunia mereka sendiri sampai mereka mengubah filosofi mereka".
Baca: Zelensky Peringatkan Rusia Tidak Seret Tentara Ukraina ke Pengadilan
Zelensky kemudian mengeluarkan seruan lain beberapa minggu lalu kepada negara-negara Uni Eropa untuk melarang visa bagi warga negara Rusia, agar blok itu tidak menjadi "supermarket" yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki sarana untuk masuk.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberlakukan pembatasan visa bagi pejabat Kremlin, tetapi memperjelas bahwa fokusnya adalah mengidentifikasi mereka yang terlibat dalam invasi Rusia ke Ukraina dan meminta pertanggungjawaban mereka.
Seperti dilaporkan Reuters, Senin (22/8/2022), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pertama kali mendesak larangan visa dalam sebuah wawancara awal bulan ini dengan Washington Post. Ia mengatakan, Rusia harus "hidup di dunia mereka sendiri sampai mereka mengubah filosofi mereka".
Baca: Zelensky Peringatkan Rusia Tidak Seret Tentara Ukraina ke Pengadilan
Zelensky kemudian mengeluarkan seruan lain beberapa minggu lalu kepada negara-negara Uni Eropa untuk melarang visa bagi warga negara Rusia, agar blok itu tidak menjadi "supermarket" yang terbuka bagi siapa saja yang memiliki sarana untuk masuk.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan, pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberlakukan pembatasan visa bagi pejabat Kremlin, tetapi memperjelas bahwa fokusnya adalah mengidentifikasi mereka yang terlibat dalam invasi Rusia ke Ukraina dan meminta pertanggungjawaban mereka.
Lihat Juga :