Kapal Survei Militer China Tinggalkan Sri Lanka setelah Bikin Gempar

Senin, 22 Agustus 2022 - 22:01 WIB
loading...
Kapal Survei Militer...
Kapal survei militer China Yuan Wang 5 tiba di Pelabuhan Internasional Hambantota di Hambantota, Sri Lanka, pada 16 Agustus 2022. Foto/REUTERS
A A A
KOLOMBO - Satu kapal survei militer China yang berlabuh di pelabuhan Hambantota yang dibangun China di Sri Lanka telah meninggalkan negara itu.

Kehadiran kapal itu sempat mendapat tentangan dari negara tetangga India. “Kapal itu meninggalkan pelabuhan pada Senin (22/8/2022) setelah tinggal selama sepekan,” ungkap pernyataan perusahaan pelabuhan kepada Reuters.

Analis mengatakan kapal Yuan Wang 5 termasuk di antara sekelompok kapal China yang memantau peluncuran satelit, roket, dan rudal balistik antarbenua.

Baca juga: Rusia Ungkap Kemungkinan Akhiri Perang di Ukraina

India, tetangga utara Sri Lanka, khawatir China dapat menggunakan pelabuhan itu sebagai pangkalan militer.

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dasawarsa dan membutuhkan dukungan keuangan dari China dan India.

Baca juga: Ukraina akan Diblokir Gabung NATO selama 30 Tahun, Ini Alasannya

Sri Lanka telah menunda kedatangan kapal tersebut setelah India menyampaikan penolakannya tetapi kemudian menyerah pada desakan China.

“Kapal itu kini telah meninggalkan pelabuhan Sri Lanka selatan,” papar pernyataan Hambantota International Port Group, kemitraan antara pemerintah Sri Lanka dan China Merchants Port Holdings.

Tujuan kapal berikutnya tidak segera diketahui. Pentagon mengatakan kapal Yuan Wang dioperasikan Pasukan Dukungan Strategis Tentara Pembebasan Rakyat China.

Kapten Yuan Wang 5 Zhang Hongwang mengatakan pekan lalu bahwa, “Kunjungan Kapal akan memperdalam pertukaran antara China dan Sri Lanka di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi luar angkasa dan mempromosikan kemajuan bersama industri luar angkasa kedua negara.”

China mengatakan pelabuhan Hambantota, yang disewa China Merchants pada tahun 2017 selama 99 tahun, adalah bagian penting dari inisiatif Belt and Road yang menghubungkan proyek infrastruktur di berbagai negara.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved