Negara-negara Mayoritas Islam yang Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Minggu, 21 Agustus 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Menyusul Uni Emirat Arab, Bahrain juga menormalisasi hubungan diplomatiknya dengan Israel pada September 2020.
Negara pimpinan Hamad bin Isa Al Khalifa ini menandatangani kesepakatan dengan Israel di Manama, ibu kota Bahrain.
Difasilitasi oleh Amerika Serikat, keputusan untuk membuka hubungan diplomatik sepenuhnya dengan Israel ditempuh Bahrain karena menilai Israel dan AS mampu menjamin keselamatan Bahrain dari ancaman Iran.
Hal yang sama dirasakan oleh Uni Emirat Arab hingga melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.
Tidak hanya menjadi mitra penting dalam hubungan bilateral, Bahrain juga dianggap Israel sebagai jembatan bagi kerja sama dengan negara lainnya di kawasan Timur Tengah.
Memperkuat hubungannya, Bahrain membuka kedutaan besar di Israel pada September 2021. Akan tetapi, walaupun menormalisasi hubungan dengan Israel, Bahrain tetap mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina.
3. Mesir
Mesir merupakan negara Arab yang pertama berdamai dengan Israel. Setelah perjanjian damai antara Mesir dan Israel ditandatangani pada 1979, kedua negara menjalin hubungan ekonomi dan diplomatik.
Di bawah pemerintahan Anwar Sadat, Mesir secara resmi memulai hubungan diplomatik dengan Israel pada Januari 1980.
Hal ini ditandai dengan dibukanya kedutaan besar Mesir di Tel Aviv. Begitu pula Israel, yang memiliki kedutaan besar di Kairo.
Sejak itu hubungan kedua negara mengalami pasang surut. Ketika terjadi Arab Spring pada 2011, Israel khawatir terjadi ketegangan dengan Mesir.
Namun, Mesir menyatakan tetap menjunjung perjanjian damai tahun 1979. Kedua negara menunjukkan hubungan yang kian erat hingga kini.
Negara pimpinan Hamad bin Isa Al Khalifa ini menandatangani kesepakatan dengan Israel di Manama, ibu kota Bahrain.
Difasilitasi oleh Amerika Serikat, keputusan untuk membuka hubungan diplomatik sepenuhnya dengan Israel ditempuh Bahrain karena menilai Israel dan AS mampu menjamin keselamatan Bahrain dari ancaman Iran.
Hal yang sama dirasakan oleh Uni Emirat Arab hingga melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.
Tidak hanya menjadi mitra penting dalam hubungan bilateral, Bahrain juga dianggap Israel sebagai jembatan bagi kerja sama dengan negara lainnya di kawasan Timur Tengah.
Memperkuat hubungannya, Bahrain membuka kedutaan besar di Israel pada September 2021. Akan tetapi, walaupun menormalisasi hubungan dengan Israel, Bahrain tetap mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina.
3. Mesir
Mesir merupakan negara Arab yang pertama berdamai dengan Israel. Setelah perjanjian damai antara Mesir dan Israel ditandatangani pada 1979, kedua negara menjalin hubungan ekonomi dan diplomatik.
Di bawah pemerintahan Anwar Sadat, Mesir secara resmi memulai hubungan diplomatik dengan Israel pada Januari 1980.
Hal ini ditandai dengan dibukanya kedutaan besar Mesir di Tel Aviv. Begitu pula Israel, yang memiliki kedutaan besar di Kairo.
Sejak itu hubungan kedua negara mengalami pasang surut. Ketika terjadi Arab Spring pada 2011, Israel khawatir terjadi ketegangan dengan Mesir.
Namun, Mesir menyatakan tetap menjunjung perjanjian damai tahun 1979. Kedua negara menunjukkan hubungan yang kian erat hingga kini.
Lihat Juga :