Wali Kota London: Jutaan Orang Bisa Tanpa Pemanas dan Makanan di Musim Dingin

Minggu, 21 Agustus 2022 - 00:01 WIB
loading...
Wali Kota London: Jutaan...
Orang-orang memprotes kenaikan biaya hidup selama demonstrasi di luar Downing Street, London, Inggris, 2 April 2022. Foto/REUTERS/Peter Nicholls
A A A
LONDON - Jutaan orang di Inggris dapat menemukan diri mereka tidak dapat meletakkan makanan di atas meja dan memanaskan rumah mereka pada musim dingin mendatang jika pemerintah tidak campur tangan.

Walikota London Sadiq Khan memperingatkan hal itu pada Sabtu (20/8/2022).

“Kami belum pernah melihat yang seperti ini sebelumnya,” tulis Khan di Twitter, merujuk pada melonjaknya harga energi dan rekor inflasi lebih dari 10%.

Baca juga: Zelensky Hadapi Kemarahan Rakyat Ukraina setelah Media Ungkap Pengakuannya

“Kami menghadapi musim dingin di mana bagi jutaan orang ini bukan tentang memilih antara pemanasan atau makan, tetapi secara tragis tidak mampu membeli keduanya,” ujar dia memperingatkan.

“Ini tidak boleh terjadi,” ungkap walikota bersikeras.

Dia menambahkan, “Pemerintah Inggris perlu turun tangan sehingga orang dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka.”

Baca juga: Rusia Tuding AS Hukum Uni Eropa dengan Kelaparan dan Kedinginan

Dia menyertai posting dengan data dari konsultan energi Auxilione, memprediksi bahwa tagihan energi di Inggris dapat meningkat sebesar 80% pada bulan Oktober, melebihi 3.600 poundsterling (USD4.292) rata-rata per tahun.

Sebagai perbandingan, batas yang ditetapkan regulator industri energi, Ofgem, pada Oktober 2021 mencapai 1.400 poundsterling per tahun.

Khan juga berbicara tentang masalah yang sama pada Jumat saat mengunjungi gudang yang mendistribusikan pasokan ke bank makanan di salah satu wilayah London.

Dia memberikan jaminan bahwa pemerintahannya "berkomitmen" memberikan dukungan bagi warga London yang kesulitan.

Meski demikian, dia meminta pemerintah bekerja lebih keras, “karena tidak ada tanda-tanda kenaikan biaya ini akan melambat."

“Para menteri harus bertindak sekarang untuk membantu mencegah krisis biaya hidup ini menjadi bencana nasional,” ujar wali kota London.

Kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Eropa semakin diperparah dengan sanksi Barat yang dijatuhkan kepada Moskow atas konflik di Ukraina dan selanjutnya penurunan pasokan gas alam Rusia ke Uni Eropa (UE).

Meskipun Inggris tidak secara langsung bergantung pada Rusia untuk bahan bakar, Inggris sangat terpukul dengan melonjaknya harga di pasar global.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Prancis Juara Grup I,...
Prancis Juara Grup I, Senegal Pesta Gol ke Gawang Irak
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Berita Terkini
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved