Habisi 4 Warga AS, Teroris ISIS Geng Beatle Dipenjara Seumur Hidup

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Mueller awalnya ditahan oleh "geng Beatles" tetapi kemudian diserahkan kepada pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi, yang dilaporkan memerkosanya berulang kali.

ISIS mengumumkan kematian Mueller pada Februari 2015. Kelompok itu mengatakan dia tewas dalam serangan udara Yordania, klaim yang dibantah oleh otoritas AS.

Baghdadi tewas dalam serangan pasukan khusus AS pada 2019.

Carl Mueller, ayah Kayla, menyambut baik hukuman seumur hidup untuk Elsheikh, dengan mengatakan, "Saya pikir hukuman itu sesuai dengan kejahatannya."

"Dia akan menghabiskan sisa hidupnya di sel," katanya.

Zachary Deubler, seorang pengacara untuk Elsheikh, meminta Hakim Ellis untuk merekomendasikan kepada Biro Penjara agar Elsheikh tidak dikirim ke penjara di Florence, Colorado, yang dikenal sebagai penjara "Supermax".

Hakim menolak untuk melakukannya.

Deubler juga mengatakan Elsheikh bermaksud untuk mengajukan banding atas putusan tersebut dengan alasan "penasihat yang tidak efektif".

Richard Smith, kepala unit kontraterorisme polisi London, menyambut baik hukuman itu dan berkata, "Elsheikh dan Kotey mengira mereka berada di luar jangkauan hukum, tetapi mereka salah."

Wakil Direktur FBI Paul Abbate mengatakan kasus itu harus menjadi peringatan. "Bahwa mereka yang membunuh atau melukai warga kita tidak dapat bersembunyi selamanya," ujarnya.

"FBI dan mitra kami di seluruh pemerintah AS akan bekerja tanpa henti untuk membawa mereka ke pengadilan," kata Abbate.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Sarah Gibson Resmi Berpisah...
Sarah Gibson Resmi Berpisah dari Diska Resha, Tetap Sepakat Co-Parenting
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved