Akhiri Krisis Politik, Junta Myanmar Siap Duduk Satu Meja dengan Suu Kyi

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 21:28 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Juli seorang juru bicara junta mengatakan kepada AFP bahwa "bukan tidak mungkin" bahwa rezim akan berdialog dengan Suu Kyi untuk menyelesaikan kekacauan yang dipicu oleh perebutan kekuasaan militer tahun lalu.

"Kami tidak bisa mengatakan bahwa (negosiasi dengan Suu Kyi) tidak mungkin," kata Zaw Min Tun kepada AFP saat itu.

Suu Kyi tetap menjadi sosok yang dihormati secara lokal karena penentangannya yang berani terhadap junta sebelumnya, meskipun reputasi internasionalnya menderita setelah dia memenangkan pemilihan 2015 dan memerintah dalam kesepakatan pembagian kekuasaan dengan para jenderal.

Tetapi bagi mereka yang saat ini terlibat dalam pertempuran dengan militer, banyak yang mengatakan bahwa gerakan itu harus melangkah lebih jauh dari apa yang dipimpin oleh peraih Nobel itu beberapa dekade lalu.

Para pembangkang hari ini mengatakan tujuannya sekarang adalah untuk secara permanen mencabut dominasi militer dari politik dan ekonomi negara itu.

Baca juga: Rusia Dukung Upaya Junta Myanmar Stabilkan Negara

Sementara itu, upaya diplomatik oleh 10 negara ASEAN - di mana Myanmar adalah salah satu anggotanya - sejauh ini gagal menghentikan pertumpahan darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Puji Trump, Putin Siap...
Puji Trump, Putin Siap Berunding Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved