Kisah Penyesalan Penemu Bom Atom AS: Saya Menjadi Maut, Penghancur Dunia

Rabu, 17 Agustus 2022 - 01:12 WIB
loading...
A A A
Tiga hari kemudian, AS membunuh 40.000 orang di Nagasaki dengan bom serupa lainnya. Puluhan ribu lainnya akan mati karena paparan radiasi. Jepang menyerah beberapa hari setelah pengeboman kedua, mengakhiri Perang Dunia II.

Ketika rincian kehancuran yang mengerikan itu sampai ke para ilmuwan "Proyek Manhattan", banyak yang mulai mempertanyakan apa yang telah mereka lakukan.

Pada akhir Oktober 1945, Oppenheimer mengunjungi Presiden Harry S. Truman, yang telah menyetujui penggunaan kedua bom atom tersebut, untuk berbicara dengannya tentang menempatkan kontrol internasional pada senjata nuklir.

Truman, yang khawatir dengan prospek pengembangan nuklir Uni Soviet, justru memecat Oppenheimer.

Ketika Oppenheimer mengatakan dia merasa terdorong untuk bertindak karena dia memiliki darah di tangannya, Truman dengan marah mengatakan kepada ilmuwan itu bahwa "darah ada di tangan saya, biarkan saya khawatir tentang itu."

Truman kemudian mengusir Oppenheimer dari Oval Office, tulis penulis Paul Ham di buku "Hiroshima Nagasaki: Kisah Nyata Bom Atom dan Akibat yang Terjadi".

Paul Ham tidak yakin bahwa Oppenheimer merasa menyesal secara khusus atas pengeboman dua kota di Jepang, yang mungkin dianggap oleh ilmuwan sebagai kejahatan yang diperlukan.

Sebaliknya, dia berpikir bahwa Oppenheimer lebih peduli tentang kehancuran yang dapat ditimbulkan oleh perang nuklir di masa depan.

Setelah Perang Dunia II benar-benar berakhir, Oppenheimer mengambil langkah untuk mencegah masa depan yang dia khawatirkan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved