G7 Desak Rusia Kembalikan Kendali Pembangkit Nuklir ke Ukraina
Kamis, 11 Agustus 2022 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
“Delapan puluh roket reaktif ditembakkan ke bangunan tempat tinggal,” tulis Yermak di layanan pesan Telegram, merujuk pada serangan terhadap Marhanets.
“Negara teroris terus berperang melawan warga sipil. Rusia yang pengecut tidak bisa berbuat apa-apa lagi sehingga mereka menyerang kota-kota yang bersembunyi di pembangkit listrik tenaga atom Zaporizhzhia," tulisnya.
Ukraina, yang menuduh Moskow melancarkan perang agresi gaya kekaisaran yang tidak beralasan, mengatakan sekitar 500 tentara Rusia dengan kendaraan berat dan senjata ditempatkan di pabrik itu, tempat teknisi Ukraina terus bekerja.
Rusia mengatakan pasukannya berperilaku bertanggung jawab dan melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan keamanan fasilitas. Moskow menuduh pasukan Ukraina menembaki pabrik itu. Kiev membantah tuduhan itu.
Baca juga: Diplomat Rusia: Bahan Nuklir Ukraina Mungkin Jatuh ke Tangan Teroris
“Negara teroris terus berperang melawan warga sipil. Rusia yang pengecut tidak bisa berbuat apa-apa lagi sehingga mereka menyerang kota-kota yang bersembunyi di pembangkit listrik tenaga atom Zaporizhzhia," tulisnya.
Ukraina, yang menuduh Moskow melancarkan perang agresi gaya kekaisaran yang tidak beralasan, mengatakan sekitar 500 tentara Rusia dengan kendaraan berat dan senjata ditempatkan di pabrik itu, tempat teknisi Ukraina terus bekerja.
Rusia mengatakan pasukannya berperilaku bertanggung jawab dan melakukan segala yang mereka bisa untuk memastikan keamanan fasilitas. Moskow menuduh pasukan Ukraina menembaki pabrik itu. Kiev membantah tuduhan itu.
Baca juga: Diplomat Rusia: Bahan Nuklir Ukraina Mungkin Jatuh ke Tangan Teroris
(ian)
Lihat Juga :