Diplomat Rusia: Sekjen PBB Seharusnya Sebut AS Jatuhkan Bom Atom di Hiroshima
Selasa, 09 Agustus 2022 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca: 4 Peristiwa Sejarah 6 Agustus: Dari Bom Hiroshima hingga Kelahiran Raja Pertama Kesultanan Yogyakarta
Guterres menyebut Konferensi Tinjauan Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir di New York saat ini sebagai 'tanda harapan'. “Hari ini, dari ruang keramat ini, saya menyerukan kepada para anggota Traktat ini untuk bekerja segera untuk menghilangkan persediaan yang mengancam masa depan kita, untuk memperkuat dialog, diplomasi dan negosiasi, dan untuk mendukung agenda perlucutan senjata saya dengan menghilangkan alat-alat perusak ini,” tegasnya.
“Kita harus tetap mengingat kengerian Hiroshima setiap saat, mengakui hanya ada satu solusi untuk ancaman nuklir: tidak memiliki senjata nuklir sama sekali,” kata Sekjen PBB.
AS menjatuhkan bom nuklir pertama di dunia di kota Hiroshima Jepang pada tanggal 6 Agustus 1945 dan tiga hari kemudian, pada tanggal 9 Agustus, mereka menjatuhkan bom atom lagi di Nagasaki. Alasan resmi pengeboman tersebut adalah untuk memaksa Kekaisaran Jepang menyerah dalam Perang Dunia II.
Serangan itu merupakan satu-satunya penggunaan senjata nuklir dalam sejarah manusia sejauh ini. AS belum mengambil tanggung jawab moral atas pengeboman, membenarkan mereka dengan kebutuhan militer.
Guterres menyebut Konferensi Tinjauan Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir di New York saat ini sebagai 'tanda harapan'. “Hari ini, dari ruang keramat ini, saya menyerukan kepada para anggota Traktat ini untuk bekerja segera untuk menghilangkan persediaan yang mengancam masa depan kita, untuk memperkuat dialog, diplomasi dan negosiasi, dan untuk mendukung agenda perlucutan senjata saya dengan menghilangkan alat-alat perusak ini,” tegasnya.
“Kita harus tetap mengingat kengerian Hiroshima setiap saat, mengakui hanya ada satu solusi untuk ancaman nuklir: tidak memiliki senjata nuklir sama sekali,” kata Sekjen PBB.
AS menjatuhkan bom nuklir pertama di dunia di kota Hiroshima Jepang pada tanggal 6 Agustus 1945 dan tiga hari kemudian, pada tanggal 9 Agustus, mereka menjatuhkan bom atom lagi di Nagasaki. Alasan resmi pengeboman tersebut adalah untuk memaksa Kekaisaran Jepang menyerah dalam Perang Dunia II.
Serangan itu merupakan satu-satunya penggunaan senjata nuklir dalam sejarah manusia sejauh ini. AS belum mengambil tanggung jawab moral atas pengeboman, membenarkan mereka dengan kebutuhan militer.
(esn)
Lihat Juga :