Senjata yang Digunakan Rusia Gempur Ukraina Pakai Komponen Buatan Barat

Selasa, 09 Agustus 2022 - 02:00 WIB
loading...
A A A
Baca: Bak Piala, Rusia Pamerkan Senjata AS dan Inggris yang Direbut di Ukraina

Dalam satu kasus, rudal jelajah 9M727 Rusia, salah satu senjata paling canggih di negara itu yang dapat bermanuver di ketinggian rendah untuk menghindari radar dan dapat menyerang target ratusan mil jauhnya, mengandung 31 komponen asing.

Hasil investigasi RUSI, suku cadang dibuat oleh perusahaan yang termasuk Texas Instruments Inc dan Advanced Micro Devices Inc (AMD.O) yang berbasis di AS, serta Cypress Semiconductor, yang sekarang dimiliki oleh Infineon AG(IFXGn.DE), sebuah perusahaan Jerman.

Dalam kasus lain, rudal jelajah Kh-101 Rusia, yang telah digunakan untuk menyerang kota-kota Ukraina, termasuk ibu kota Kiev, juga memiliki 31 komponen asing dengan suku cadang yang diproduksi oleh perusahaan termasuk Intel Corporation yang berbasis di AS dan Xilinx milik AMD.

Menanggapi pertanyaan tentang bagaimana chip mereka berakhir di senjata Rusia, perusahaan mengatakan mereka mematuhi sanksi perdagangan dan mereka telah berhenti menjual komponen ke Rusia.

Baca: Serangan Rusia Hancurkan 45.000 Ton Amunisi NATO di Ukraina

Analog Devices mengatakan, perusahaan menutup bisnis mereka di Rusia dan menginstruksikan distributor untuk menghentikan pengiriman ke negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang PK Hari Ini, Bakal Hadir di PN Jaksel?
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved