Senjata yang Digunakan Rusia Gempur Ukraina Pakai Komponen Buatan Barat

Selasa, 09 Agustus 2022 - 02:00 WIB
loading...
Senjata yang Digunakan...
Senjata yang Digunakan Rusia Gempur Ukraina Pakai Komponen Buatan Barat. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Lebih dari 450 komponen buatan asing telah ditemukan di senjata-senjata yang digunakan Rusia untuk menggempur Ukraina . Ini menjadi bukti bahwa Moskow memperoleh teknologi penting dari perusahaan di Amerika Serikat (AS), Eropa dan Asia pada tahun-tahun sebelum invasi.

Seperti dilaporkan Reuters, Senin (8/8/2022), fakta ini terungkap dalam sebuah laporan yang diterbitkan lembaga think tank pertahanan Royal United Services Institute (RUSI).

Baca: Bisa Picu Kiamat, PBB Memohon Rusia Tak Gunakan Senjata Nuklir

Menurut laporan itu, sejak dimulainya perang lima bulan lalu, militer Ukraina telah merebut atau memulihkan senjata Rusia yang utuh atau rusak sebagian dari medan perang. Ketika dibongkar, 27 dari senjata dan sistem militer ini, mulai dari rudal jelajah hingga sistem pertahanan udara, ditemukan sebagian besar mengandalkan komponen Barat.

Ini adalah penilaian paling rinci yang dipublikasikan hingga saat ini tentang peran yang dimainkan oleh komponen Barat dalam perang Rusia melawan Ukraina.

Sekitar dua pertiga komponen diproduksi oleh perusahaan yang berbasis di AS, menurut temuan RUSI, berdasarkan senjata yang ditemukan dari Ukraina. Produk yang diproduksi oleh Analog Devices dan Texas Instruments yang berbasis di AS menyumbang hampir seperempat dari semua komponen Barat dalam senjata.

Komponen lainnya berasal dari perusahaan di negara-negara pro barat, termasuk Jepang, Korea Selatan, Inggris, Jerman, Swiss, dan Belanda. "Senjata Rusia yang sangat bergantung pada elektronik Barat telah mengakibatkan kematian ribuan orang Ukraina," kata Jack Watling, spesialis perang darat di RUSI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
10 Muharram dan Kematian...
10 Muharram dan Kematian Firaun: Akhir Sang Raja yang Mengaku Tuhan
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved