4 Cara China Duduki Taiwan: dari Blokade Hingga Serangan Kilat 48 Jam

Minggu, 07 Agustus 2022 - 13:55 WIB
loading...
A A A
Blokade laut dan udara yang efektif akan menghentikan ekspor yang berharga dan memutus bantuan dari AS dan Jepang. Meskipun akan ada protes internasional, dan tanggapan yang lebih kuat dinilai tidak mungkin.

Sementara itu pasukan China akan dapat menggunakan latihan sebagai kedok untuk mempersiapkan diri mereka dalam posisi terbaik untuk melancarkan serangan ke Taiwan.

China meluncurkan latihan militer terbesar yang pernah ada di sekitar Taiwan pada hari Kamis dalam unjuk kekuatan yang mengangkangi jalur pelayaran internasional yang vital.

Baca juga: Kepung Taiwan, China Kerahkan 100 Pesawat Tempur dan 10 Kapal Perang

Taiwan sendiri telah dalam siaga tinggi setelah China berjanji akan memberikan "hukuman" atas kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS Nancy Polosi ke pulau itu minggu ini - Ketua DPR Amerika pertama yang berkunjung dalam 25 tahun.

Latihan perang dimulai pada pukul 12 siang waktu setempat pada hari Kamis dan melibatkan "penembakan langsung", menurut media pemerintah China.

Laporan telah muncul dari proyektil kecil terbang ke langit di sekitar Pingtan diikuti oleh gumpalan asap putih dan suara ledakan keras.

2. Merebut Pulau-pulau kecil

Beijing telah lama memandang segelintir pulau kecil Provinsi Fujian sebagai bagian dari wilayahnya sendiri. Beberapa terletak kurang dari enam mil dari daratan China, termasuk Kinmen, rantai pulau di sebelah timur lepas pantai kota Xiamen di China, dan Kepulauan Matsu, barat laut Taiwan.

Dengan sedikit biaya, China dapat merebut semua atau beberapa pulau, yang merupakan rumah bagi sekitar 20.000 orang, untuk mengukur reaksi dari Barat.

Undang-Undang Hubungan AS-Taiwan menganggap pulau-pulau ini sebagai bagian dari Taiwan sehingga Washington mungkin merasa terpaksa untuk campur tangan.

Tetapi para ahli strategi menilai bahwa Biden mungkin tidak ingin mengambil risiko perang habis-habisan atas pulau-pulau kecil seperti itu.

Dan respons apa pun yang kurang dari dukungan militer akan mendorong Xi Jinping untuk melangkah lebih jauh - seperti Putin mencaplok Krimea pada tahun 2014.

Baca juga: China dan Taiwan di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Keduanya

3. Serangan udara kilat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Harry Kane Pecahkan...
Harry Kane Pecahkan Rekor Gary Lineker di Piala Dunia
Berita Terkini
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved