Peringati 77 Tahun Bom Hiroshima, Sekjen PBB Sebut Senjata Nuklir Sedang Diisi
Sabtu, 06 Agustus 2022 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar 140.000 orang tewas ketika Hiroshima dibom atom oleh Amerika Serikat pada 6 Agustus 1945--angka itu termasuk mereka yang tewas setelah ledakan akibat paparan radiasi.
"Hari ini, krisis dengan nada nuklir serius menyebar dengan cepat--Timur Tengah, ke semenanjung Korea, hingga invasi Rusia ke Ukraina," kata Guterres, mengulangi peringatan yang dia buat pekan ini di konferensi Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir di New York, seperti dikutip Reuters.
"Umat manusia sedang bermain dengan senjata [nuklir] yang diisi."
Sebelum fajar, para penyintas dan kerabat mereka mulai berkumpul di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima untuk mempersembahkan bunga dan doa.
Hening cipta dilaksanakan pada pukul 08.15, waktu saat bom atom dijatuhkan Amerika 77 tahun silam.
Duta Besar Rusia tidak diundang ke upacara tersebut tetapi mengunjungi Hiroshima pada hari Kamis untuk meletakkan bunga di situs peringatan.
"Hari ini, krisis dengan nada nuklir serius menyebar dengan cepat--Timur Tengah, ke semenanjung Korea, hingga invasi Rusia ke Ukraina," kata Guterres, mengulangi peringatan yang dia buat pekan ini di konferensi Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir di New York, seperti dikutip Reuters.
"Umat manusia sedang bermain dengan senjata [nuklir] yang diisi."
Sebelum fajar, para penyintas dan kerabat mereka mulai berkumpul di Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima untuk mempersembahkan bunga dan doa.
Hening cipta dilaksanakan pada pukul 08.15, waktu saat bom atom dijatuhkan Amerika 77 tahun silam.
Duta Besar Rusia tidak diundang ke upacara tersebut tetapi mengunjungi Hiroshima pada hari Kamis untuk meletakkan bunga di situs peringatan.
Lihat Juga :