India Tawarkan 18 Jet Tempur Tejas ke Malaysia

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 09:30 WIB
loading...
India Tawarkan 18 Jet...
India Tawarkan 18 Jet Tempur Tejas ke Malaysia. FOTO/Reuters
A A A
NEW DELHI - India menawarkan 18 pesawat tempur ringan (LCA) "Tejas" ke Malaysia . Selain negeri Jiran, India mengaku ada 6 negara lain yang juga tertarik membeli pesawat jet bermesin tunggal itu. Enam negara tersebut adalah Australia, Mesir, Amerika Serikat, Indonesia, dan Filipina.

Tahun lalu, pemerintah India memberikan kontrak senilai USD6 miliar kepada Hindustan Aeronautics Ltd milik negara untuk 83 jet tempur Tejas yang diproduksi secara lokal untuk pengiriman mulai sekitar tahun 2023 - empat dekade setelah pertama kali disetujui pada tahun 1983.

Baca: Kepung Taiwan, China Kerahkan 100 Pesawat Tempur dan 10 Kapal Perang

Pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi ingin mengurangi ketergantungan India pada peralatan pertahanan asing, juga telah melakukan upaya diplomatik untuk mengekspor jet. Tejas telah dilanda oleh desain dan tantangan lainnya, dan pernah ditolak oleh Angkatan Laut India karena terlalu berat.

Kementerian Pertahanan India mengatakan kepada parlemen bahwa Hindustan Aeronautics pada Oktober tahun lalu menanggapi permintaan proposal dari Angkatan Udara Kerajaan Malaysia untuk 18 jet, menawarkan untuk menjual varian Tejas dua tempat duduk.

"Negara lain yang telah menunjukkan minat pada pesawat LCA adalah: Argentina, Australia, Mesir, AS, Indonesia, dan Filipina," kata Menteri Pertahanan Junior India, Ajay Bhatt, kepada anggota parlemen dalam jawaban tertulis, seperti dikutip dari Reuters.

Baca: Memanas! 20 Jet Tempur dan 10 Kapal AL China Lintasi Garis Tengah Selat Taiwan

Bhatt menambahkan, India juga sedang mengerjakan pembuatan jet tempur siluman, tetapi menolak memberikan batas waktu dengan alasan masalah keamanan nasional.

Pada April lalu, Inggris mengaku akan mendukung tujuan India untuk membangun jet tempurnya sendiri. India saat ini memiliki campuran jet tempur Rusia, Inggris dan Prancis. India ingin menghentikan semua jet tempur Rusia era Soviet, MiG-21, pada tahun 2025, menyusul sejumlah kecelakaan fatal, harian Times of India melaporkan bulan lalu.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved