Indonesia Berharap Konflik di Ukraina Dapat Diselesaikan Secara Damai
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Retno juga menyoroti isu ketahanan pangan. Indonesia sampaikan bahwa dampak perang sangat dirasakan oleh semua negara, termasuk negara-negara di Kawasan. Oleh karena itu, upaya reintegrasi ekspor pangan dan pupuk Rusia dalam rantai pasok dunia perlu terus didorong.
“Indonesia juga mendukung tercapainya kesepakatan Black Sea Initiative dan mengharapkan Rusia terus mendukung pelaksanaannya," ujar Retno.
Baca juga: Ketegangan di Taiwan Mengkhawatirkan, ASEAN Siap Bantu Dialog
Isu terakhir yang disampaikan oleh Retno adalah perkembangan di Myanmar. Retno menyampaikan bahwa tidak terdapat kemajuan yang signifikan pelaksanaan 5 Points of Consensus (5PCs). Indonesia juga melihat tidak adanya komitmen Junta Militer untuk melaksanakan 5PCs. Oleh karena itu, Indonesia mengharapkan bahwa kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Myanmar sebelum pertemuan ASEAN, tidak mengirimkan pesan yang berlawanan dengan dorongan ASEAN agar Junta dapat segera mengimplementasikan 5PCs.
“Indonesia juga mendukung tercapainya kesepakatan Black Sea Initiative dan mengharapkan Rusia terus mendukung pelaksanaannya," ujar Retno.
Baca juga: Ketegangan di Taiwan Mengkhawatirkan, ASEAN Siap Bantu Dialog
Isu terakhir yang disampaikan oleh Retno adalah perkembangan di Myanmar. Retno menyampaikan bahwa tidak terdapat kemajuan yang signifikan pelaksanaan 5 Points of Consensus (5PCs). Indonesia juga melihat tidak adanya komitmen Junta Militer untuk melaksanakan 5PCs. Oleh karena itu, Indonesia mengharapkan bahwa kunjungan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Myanmar sebelum pertemuan ASEAN, tidak mengirimkan pesan yang berlawanan dengan dorongan ASEAN agar Junta dapat segera mengimplementasikan 5PCs.
(ian)
Lihat Juga :