Iran Sebut Dukungan AS pada Israel Bikin DK PBB 'Ompong'

Senin, 29 Juni 2020 - 14:30 WIB
loading...
Iran Sebut Dukungan...
Iran menyatakan, dukungan berkelanjutan Amerika Serikat (AS) untuk Israel telah melemahkan Dewan Keamanan (DK) PBB. Foto/Ist
A A A
NEW YORK - Iran menyatakan, dukungan berkelanjutan Amerika Serikat (AS) untuk Israel telah melemahkan Dewan Keamanan (DK) PBB. Menurut Teheran, ini khususnya dalam menentang kebijakan ekspansionis Tel Aviv.
"Washington melanjutkan dukungan habis-habisan untuk kebijakan ekspansionis dan praktik-praktik ilegal rezim Israel," ucap Duta Besar Iran untuk PBB, Majid Takht-e Ravanchi.

( Baca juga: Israel Nekat Caplok Tepi Barat 1 Juli, Tak Peduli Terjadi Konflik Besar )

"Selama tujuh dekade terakhir telah membuat Israel berani melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional dan melakukan lebih banyak lagi kejahatan dengan impunitas total dan lebih banyak kebrutalan," sambungnya, seperti dilansir PressTV pada Senin (29/6/2020).

Dia menuturkan, contoh nyata dari kejahatan ini adalah pembangunan berkelanjutan dan perluasan permukiman, blokade tidak manusiawi berkelanjutan di Jalur Gaza dan pelanggaran sistematis terhadap kedaulatan Suriah dan Lebanon dalam kontradiksi penuh dengan Piagam PBB dan hukum internasional.

"AS, dengan menyalahgunakan statusnya sebagai anggota tetap DK PBB, telah sepenuhnya dan sistematis melindungi rezim Israel dan dalam praktiknya, membuat Dewan tidak efektif dalam melawan kejahatan rezim itu," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved