AI Sebut Ukraina Lakukan Kejahatan Perang, Ini Reaksi Rusia
Kamis, 04 Agustus 2022 - 22:05 WIB
loading...
AI sebut taktik militer Ukraina membahayakan warga sipil. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MOSKOW - Sebuah laporan oleh Amnesty Internasional (AI), yang menuduh Ukraina menempatkan aset militernya di daerah pemukiman, hanya menguatkan apa yang dikatakan Moskow selama konflik dengan Kiev. Hal itu diungkapkan juru bicara kementerian luar negeri Rusia , Maria Zakharova.
"Kami telah membicarakan hal ini terus-menerus, menyebut tindakan angkatan bersenjata Ukraina sebagai taktik menggunakan warga sipil sebagai 'perisai manusia'," tulis Zakharova di Telegram seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (4/8/2022).
Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris itu telah mengeluarkan laporan, yang menuduh militer Ukraina mengikuti pola penempatan pasukan dan kendaraan militer di daerah pemukiman, termasuk mengubah rumah sakit menjadi pangkalan militer de facto.
Baca juga: Amnesty International: Ukraina Lakukan Kejahatan Perang
Organisasi hak manusia internasional tersebut mengatakan bahwa penyelidikannya telah menemukan lusinan pelanggaran semacam itu, menambahkan bahwa tindakan pasukan Kiev bertentangan dengan hukum internasional dan membahayakan warga sipil.
"Kami telah membicarakan hal ini terus-menerus, menyebut tindakan angkatan bersenjata Ukraina sebagai taktik menggunakan warga sipil sebagai 'perisai manusia'," tulis Zakharova di Telegram seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (4/8/2022).
Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris itu telah mengeluarkan laporan, yang menuduh militer Ukraina mengikuti pola penempatan pasukan dan kendaraan militer di daerah pemukiman, termasuk mengubah rumah sakit menjadi pangkalan militer de facto.
Baca juga: Amnesty International: Ukraina Lakukan Kejahatan Perang
Organisasi hak manusia internasional tersebut mengatakan bahwa penyelidikannya telah menemukan lusinan pelanggaran semacam itu, menambahkan bahwa tindakan pasukan Kiev bertentangan dengan hukum internasional dan membahayakan warga sipil.
Lihat Juga :