Amnesty International: Ukraina Lakukan Kejahatan Perang

Kamis, 04 Agustus 2022 - 21:29 WIB
loading...
Amnesty International:...
Amnesty Internasional sebut Ukraina lakukan kejahatan perang karena membangun pangkalan militer dan mengoperasikan senjata dari wilayah penduduk sipil. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Organisasi hak asasi manusia internasional, Amnesty International (AI), menuduh Ukraina telah melakukan kejahatan perang selama konflik militer yang sedang berlangsung dengan pasukan Rusia .

Dalam rilisnya, AI mengatakan, taktik militer Ukraina melanggar hukum humaniter internasional dan membahayakan warga sipil dengan mengoperasikan senjata dari pangkalan yang didirikan di daerah pemukiman sementara warga sipil ada di sana.

Rusia sebelumnya telah dituduh oleh Amnesty International melanggar beberapa hukum internasional selama perang. Organisasi itu mengatakan bahwa dugaan pelanggaran Ukraina sama sekali tidak membenarkan serangan membabi buta Rusia.

"Kami telah mendokumentasikan pola pasukan Ukraina yang menempatkan warga sipil dalam risiko dan melanggar hukum perang ketika mereka beroperasi di daerah berpenduduk," kata Sekretaris Jenderal Amnesty International Agns Callamard dalam sebuah pernyataan.

"Berada dalam posisi bertahan tidak membebaskan militer Ukraina dari menghormati hukum humaniter internasional," jelasnya seperti dikutip dari Newsweek, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Zelensky: Pertempuran di Donbass adalah Neraka

Menurut rilis tersebut, saat melakukan penyelidikan atas serangan Rusia di wilayah Kharkiv, Donbas dan Mykolaiv di Ukraina antara April dan Juli, peneliti AI mengatakan mereka menemukan bahwa militer Ukraina beroperasi dari bangunan sipil di setidaknya 19 kota dan desa. Penemuan itu dikuatkan oleh citra satelit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Berita Terkini
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved