Kumpul di Masjid saat Lockdown COVID-19, Jamaah Muslim Ditembaki Gas Air Mata

Senin, 27 April 2020 - 08:37 WIB
loading...
Kumpul di Masjid saat...
Salah satu masjid di Komoro yang ditembaki gas air mata oleh pasukan keamanan karena jadi lokasi berkumpul jamaah Muslim saat lockdown COVID-19 diberlakukan. Foto/myjoyonline.com
A A A
MORONI - Pasukan keamanan di Komoro menembakkan gas air mata ke arah jamaah Muslim yang berkumpul di beberapa masjid. Para jamaah tersebut nekat melanggar aturan lockdown ketat yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Aksi pasukan keamanan membubarkan para jamaah Muslim itu berlangsung hari Minggu. Paksi mata dan sumber keamanan Komoro telah mengonfirmasi kejadian tersebut.

Sumber keamanan yang meminta tak ditulis namanya mengatakan insiden itu terjadi di dua lokasi di pulau Anjouan, Komoro.

Seorang saksi mata mengatakan kepada AFP; "Orang-orang terluka, kebanyakan dari mereka melarikan diri melalui jendela, salah satunya patah kaki."

"Bahkan pagi ini (Minggu) masih ada bau gas di daerah itu," ujar saksi mata yang juga meminta tak ditulis namanya.

Presiden Komoro Azali Assoumani pada hari Jumat menandatangani sebuah dekrit yang memperkuat langkah-langkah penyebaran COVID-18, sekarang termasuk memberlakukan jam malam.

Komoro merupakan negara kepulauan di Afrika Timur. Negara ini mayoritas penduduknya Muslim dengan sekitar 40 persen penduduk hidup dalam kemiskinan.

Meski memberlakukan lockdown ketat, negara ini secara resmi belum melaporkan satu pun kasus infeksi COVID-19 atau nol kasus.

Aliansi oposisi Dewan Transisi Nasional mengutuk tindakan pasukan keamanan tersebut. Menurut mereka, tentara Assoumani telah menggunakan granat gas air mata dan senjata api melawan demonstran yang damai dengan dalih berperang melawan penyebaran virus corona, yang sebenarnya tidak ada.

Pada 2018, Anjouan diguncang oleh bentrokan keras antara pemberontak bersenjata yang menentang Azali dan tentara pemerintah yang berlangsung selama seminggu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
3 Proyek Kontroversial...
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Elon Musk: USAID Danai...
Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved