Dua Kapal Induk AS Bermanuver di Laut Filipina, Waswas Konflik dengan China

Senin, 22 Juni 2020 - 07:33 WIB
loading...
Dua Kapal Induk AS Bermanuver...
Sebuah jet tempur E/A-18G Growler meluncur dari kapal induk USS Theodore Roosevelt di Laut Filipina. Foto/US Navy
A A A
MANILA - Dua kapal induk Amerika Serikat (AS) lengkap dengan kelompok tempurnya melakukan latihan militer gabungan untuk pamer kekuatan kepada China .

Komandan salah satu kelompok tempur kapal induk Amerika mengisyaratkan bahwa manuver gabungan ini untuk memperingatkan Beijing tentang komitmen Washington untuk menjamin kebebebasan penggunaan wilayah Laut China Selatan untuk semua negara.

Kedua kapal induk; USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz, berserta kelompok tempurnya memulai latihan gabungan pada hari Minggu. (Baca: AS Kerahkan 3 Kapal Induk ke Indo-Pasifik, Warning bagi China )

"Operasi kami adalah pesan kuat komitmen kami terhadap keamanan dan stabilitas regional karena kami melindungi hak, kebebasan, dan penggunaan laut yang sangat penting secara hukum untuk kepentingan semua bangsa," kata komandan Kelompok Tempur Kapal Induk (CSG) 11, Laksamana Muda James Kirk, seperti dikutip Defense World, Senin (22/6/2020).

CSG 11 terdiri dari kapal induk USS Nimitz (CVN 68), kapal penjelajah dengan rudal terpandu USS Princeton (CG 53) dan Destroyer Squadron (DESRON) 9 yang mencakup USS Sterett (DDG 104), USS Ralph Johnson (DDG 114) dan Carrier Air Wing (CVW) 17.

Sedangkan CSG 9 terdiri dari kapal induk USS Theodore Roosevelt (CVN 71), kapal penjelajah dengan rudal terpandu USS Bunker Hill (CG 53) dan Destroyer Squadron (DESRON) 23 yang mencakup USS Russell (DDG 59), USS Rafaela Peralta (DDG 115), dan Carrier Air Wing (CVW) 11.

Saat berada di laut, CSG 11 dan CSG 9 akan mendukung latihan pertahanan udara, pengawasan laut, pengisian kembali bahan bakar di laut, pelatihan tempur udara defensif, serangan jarak jauh, manuver terkoordinasi dan latihan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved