Jerman Akan Kirim 16 Tank Jembatan Biber ke Ukraina

Minggu, 31 Juli 2022 - 08:48 WIB
loading...
Jerman Akan Kirim 16...
Jerman akan mengirim 16 tank jembatan Biber ke Ukraina. Foto/Business Insider
A A A
BERLIN - Jerman berencana mengirim 16 tank jembatan Biber ke Ukraina untuk membantu pasukan Kiev mengatasisungai atau hambatan lain dalam pertempuran. Demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Jerman pada Jumat.

"Enam sistem pertama akan dikirimkan akhir tahun ini, dan 10 sistem lainnya akan menyusul tahun depan," kata Menteri Pertahanan Jerman Christine Lambrecht seperti dikutip dari Business Insider, Minggu (31/7/2022).

Paket tersebut juga mencakup transportasi, perbaikan, dan pelatihan, beserta kendaraan itu sendiri.

Menurut Military Today, tank-tank tersebut membawa dan menyebarkan jembatan serang untuk membantu pasukan menyeberangi sungai, parit, dan rintangan lain di medan perang, dan dapat menjangkau jarak 60 kaki dalam hitungan menit.

Baca juga: Sebulan Dikirim, Howitzer Bantuan Jerman untuk Ukraina Rusak

Tank Biber, berdasarkan sasis tank tempur utama Leopard 1 yang dimodifikasi, adalah yang terbaru yang ditambahkan ke gudang senjata pasokan Barat untuk Ukraina yang sedang berkembang.

Jerman juga baru-baru ini setuju untuk mentransfer senjata lain ke Ukraina, termasuk 15 tank anti-pesawat Gepard, dan baru-baru ini mengirimkan beberapa sistem roket ganda Mars II dan howitzer PzH 2000.

Hingga Februari tahun ini, Jerman memiliki kebijakan untuk tidak mengirim senjata ke zona perang tetapi membuat pengecualian bersejarah setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Terlepas dari janjinya, Berlin telah menghadapi kritik atas keterlambatan pengiriman senjata yang dijanjikan.

Amerika Serikat (AS) juga baru-baru ini mengirimkan Ukraina HIMARS, kependekan dari Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi, yang telah mendapatkan kredit dengan memperkuat pasukan Ukraina melawan Rusia.

Baca juga: Daftar Senjata yang Dikirim AS ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Ukraina telah meluncurkan serangan balasan baru di selatan negara itu, yang bertujuan untuk merebut kembali kota Kershon, yang jatuh pada awal invasi Rusia. Kota pelabuhan itu berada di delta Laut Hitam dan Sungai Dnipro.

Perang untuk menguasai sistem sungai diisyaratkan pada bulan lalu ketika AS setuju untuk memasok 18 kapal patroli untuk membantu Ukraina melindungi jalur sungainya sebagai bagian dari paket bantuan keamanan senilai USD450 juta.

"Paket itu termasuk dua unit kapal kecil sepanjang 35 kaki, enam kapal tempur maritim sepanjang 40 kaki, dan sepuluh kapal patroli Dauntless Sea Ark sepanjang 34 kaki," kata Departemen Pertahanan AS.

“Ini sebagian besar untuk melindungi jalur sungai dan untuk memungkinkan Ukraina mempertahankan kendalinya atas jalur sungai. Mereka juga dapat digunakan di daerah pesisir yang dekat,” kata seorang pejabat senior pertahanan saat briefing di Pentagon.

Baca juga: Jerman Akui Kirim Lebih Banyak Sistem Roket Canggih ke Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved