Krisis Pangan Kian Parah, Warga Lebanon Serbu Toko Roti
Kamis, 28 Juli 2022 - 22:15 WIB
loading...
Krisis Pangan Kian Parah, Warga Lebanon Serbu Toko Roti. FOTO/Reuters
A
A
A
BEIRUT - Warga Lebanon yang marah menyerbu toko roti dan toko kue di Lebanon, Rabu (27/7/2022). Warga berebut mendapatkan roti dan kue di saat krisis pangan negara itu semakin dalam.
Antrian panjang terbentuk di luar banyak toko di Lebanon. Penduduk harus menunggu dengan perasaan tidak sabar dalam panas matahari yang membakar untuk mendapatkan roti bersubsidi. Ketika persediaan dan emosi menipis, banyak orang memilih untuk membeli produk roti lainnya, beberapa di antaranya dihargai 40.000 pound Lebanon (USD 1,5) untuk 10 roti tipis.
Baca: Krisis Semakin Parah, Listrik Padam di Seluruh Lebanon
Sejumlah warga lain melampiaskan rasa frustrasi mereka dengan menggunakan platform media sosial, menyalahkan politisi dan toko roti atas masalah tersebut. Banyak warga yang juga mengecam sindikat mafia karena menjual tepung bersubsidi di pasar gelap dan menyelundupkannya ke Suriah.
Di beberapa tempat, tentara terpaksa turun tangan, mengusir pengunjuk rasa dari toko-toko, dan meredakan pertengkaran sengit di antara pelanggan yang mengantri. Meski demikian, masih terselip rasa yakin di tubuh pemerintah Lebanon untuk mengatasi krisis ini.
Antrian panjang terbentuk di luar banyak toko di Lebanon. Penduduk harus menunggu dengan perasaan tidak sabar dalam panas matahari yang membakar untuk mendapatkan roti bersubsidi. Ketika persediaan dan emosi menipis, banyak orang memilih untuk membeli produk roti lainnya, beberapa di antaranya dihargai 40.000 pound Lebanon (USD 1,5) untuk 10 roti tipis.
Baca: Krisis Semakin Parah, Listrik Padam di Seluruh Lebanon
Sejumlah warga lain melampiaskan rasa frustrasi mereka dengan menggunakan platform media sosial, menyalahkan politisi dan toko roti atas masalah tersebut. Banyak warga yang juga mengecam sindikat mafia karena menjual tepung bersubsidi di pasar gelap dan menyelundupkannya ke Suriah.
Di beberapa tempat, tentara terpaksa turun tangan, mengusir pengunjuk rasa dari toko-toko, dan meredakan pertengkaran sengit di antara pelanggan yang mengantri. Meski demikian, masih terselip rasa yakin di tubuh pemerintah Lebanon untuk mengatasi krisis ini.
Lihat Juga :