Isi Perjanjian Abraham Saat Normalisasi Hubungan Diplomatik Israel dan UEA

Kamis, 28 Juli 2022 - 11:35 WIB
loading...
Isi Perjanjian Abraham...
Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Presiden AS Donald Trump dan Menlu UEA Abdullah Ben Zayed menandatangani Abraham Accords di Gedung Putih, 15 September 2020. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Kesepakatan Abraham atau Abraham Accords merupakan perjanjian yang dilakukan demi menjaga dan memperkuat perdamaian di seluruh dunia, terutama Timur Tengah.

Melansir laman resmi Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat (AS), deklarasi ini mendorong adanya promosi dialog antaragama dan budaya. Hal ini demi perdamaian agama dapat tercipta.

Salah satu negara yang memutuskan normalisasi hubungan adalah Uni Emirat Arab (UEA) dengan Israel pada Agustus 2020.

Adanya normalisasi hubungan diplomatik antara UEA dan Israel tersebut membuat Donald Trump, Presiden AS yang menjabat saat itu, menyebutnya sebagai momen bersejarah.

Baca juga: Bukan Gertak Sambal, Mantan Presiden Rusia Pamer Peta Masa Depan Ukraina

Trump juga menyatakan peristiwa itu merupakan terobosan baru menuju perdamaian.

Perdamaian Israel dan UEA tertuang dalam Abraham Accords. Ada beberapa hal yang menjadi poin penting dalam perjanjian tersebut, tentunya selain menormalisasi hubungan diplomatik dan perdamaian.

Contohnya adalah terciptanya kerja sama dan kesepakatan di bidang lainnya, yakni fasilitas kesehatan, sains, teknologi dan penggunaan ruang angkasa secara damai.

Baca juga: Kremlin: Tindakan Menutup Badan Yahudi Murni Legal, Jangan Dipolitisasi

Sementara itu, ada pula kerja sama di bidang olahraga, pendidikan, kesenian, telekomunikasi, keamanan pangan dan pertanian, serta air.

Para pihak diharapkan bergabung dengan AS untuk memperluas diplomasi regional, perdagangan, dan kerja sama lain di Timur Tengah.

Hal tersebut dilakukan tak lain untuk menciptakan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran Timur Tengah secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya, membuka peluang ekonomi.

Namun demikian, adanya perdamaian ini dianggap Palestina sebagai satu hal yang kontras. Melansir Info Singkat DPR (2020) bertajuk ‘Normalisasi Hubungan Uni Emirat Arab-Israel dan Isu Palestina’, negara jajahan Israel memandang normalisasi hubungan diplomatik antara UEA dan Israel justru semakin melemahkan soliditas dukungan negara-negara Arab dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk merdeka.

Maka, menjadi catatan bagi masyarakat internasional bahwa isu Palestina sama sekali tidak dapat dikesampingkan atau bahkan diabaikan di tengah gencarnya Israel memperbaiki hubungan dengan negara-negara Arab lainnya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved