Perlonggar Lockdown: Saudi Kurangi Jam Malam, Pantai AS Dipenuhi Warga
Senin, 27 April 2020 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat bersamaan, toko dan salon di Georgia, Oklahoma, dan beberapa negara lain, mulai kembali beroperasi. Namun, para pemilik bisnis membatasi jumlah pelanggan dan masih banyak toko memilih tutup.
Theo Walker, pemilik Golden Anchor Tattoo di Atlanta, mengaku dirinya menyerahkan keputusan kepada para pekerjanya apakah akan kembali membuka toko atau tidak. “Kita memiliki banyak tagihan. Saya tidak ingin karyawan saya menderita. Kita memutuskan untuk kembali bekerja,” katanya.
Di Inggris, pusat perbelanjaan mulai menyiapkan panduan untuk operasional toko ketika pemerintah bersiap memperlonggar lockdown. Salah satu aturan ketat adalah menjaga jarak dua meter bagi pelanggan dan mendorong transaksi tanpa tunai.
Prancis juga bersiap memperlonggar lockdown. PM Prancis Edouard Philippe akan mengungkapkan rencana penlonggaran lockdown ke parlemen, besok. Prancis menyiapkan langkah ritel untuk bisa kembali beroperasi pada 11 Mei mendatang. Setelah itu, Paris akan mengizinkan pembukaan sekolah. (Andika H Mustaqim)
Theo Walker, pemilik Golden Anchor Tattoo di Atlanta, mengaku dirinya menyerahkan keputusan kepada para pekerjanya apakah akan kembali membuka toko atau tidak. “Kita memiliki banyak tagihan. Saya tidak ingin karyawan saya menderita. Kita memutuskan untuk kembali bekerja,” katanya.
Di Inggris, pusat perbelanjaan mulai menyiapkan panduan untuk operasional toko ketika pemerintah bersiap memperlonggar lockdown. Salah satu aturan ketat adalah menjaga jarak dua meter bagi pelanggan dan mendorong transaksi tanpa tunai.
Prancis juga bersiap memperlonggar lockdown. PM Prancis Edouard Philippe akan mengungkapkan rencana penlonggaran lockdown ke parlemen, besok. Prancis menyiapkan langkah ritel untuk bisa kembali beroperasi pada 11 Mei mendatang. Setelah itu, Paris akan mengizinkan pembukaan sekolah. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Lihat Juga :