Pejabat AS Ketakutan dengan Perang Biologis Lewat DNA

Senin, 25 Juli 2022 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran atas senjata biologis yang disesuaikan melampaui data DNA manusia, menurut Senator Joni Ernst (dari Partai Republik Iowa), anggota Subkomite Senat untuk Ancaman dan Kemampuan yang Muncul dan Komite Layanan Bersenjata, yang berbicara di panel dengan Crow.

“Musuh Amerika juga dapat mengarahkan bioweapon secara khusus pada ternak dan tanaman AS untuk menciptakan krisis ketahanan pangan,” papar dia.

“Ada beberapa cara kita dapat melihat senjata biologis dan kebutuhan untuk memastikan tidak hanya kita mengamankan manusia, tetapi juga makanan yang akan menopang kita,” tambah Ernst.

Laporan yang dikeluarkan awal tahun ini oleh Komisi Peninjauan Ekonomi dan Keamanan AS-China menyebut suatu hari nanti China dapat mencoba mengobarkan perang biologis melawan tanaman Amerika yang dimodifikasi secara genetik, mengingat meningkatnya "ketertarikan pada pertanian AS" dan kekayaan intelektual terkait transgenik.

“Sementara minat utama China dalam memperoleh benih modifikasi genetika (GM) dari Amerika Serikat adalah untuk meningkatkan hasil panennya, potensi persenjataan IP pertanian dimungkinkan,” ujar dia.

“Mirip dengan meretas kode komputer, Beijing dapat dengan mudah meretas kode atau DNA benih GM AS dan melakukan biowarfare dengan menciptakan beberapa jenis penyakit busuk yang dapat menghancurkan tanaman AS,” tutur dia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Tragis, Ibu Hamil 9...
Tragis, Ibu Hamil 9 Bulan dan 4 Anaknya Tewas akibat Kebakaran Apartemen
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved