Tak Berhenti Kentut Selama 5 Tahun, Pria Inggris Gugat Rumah Makan Rp3,5 Miliar

Minggu, 24 Juli 2022 - 11:35 WIB
loading...
Tak Berhenti Kentut...
Tidak berhenti kentut selama 5 tahun, seorang pria asal Inggris menggugat rumah makan Rp3,5 miliar. Foto/Ilustrasi
A A A
LONDON - Seorang pria di Inggris menggugat sebuah rumah makan senilai 200 ribu pounds atau sekitar Rp3,5 miliar. Ia mengklaim tidak berhenti kentut sejak memanaskan sandwich ham lima tahun lalu.

Tyrone Prades (46) membeli sandwich itu pada Desember 2017 saat berkunjung ke pasar Natal Birmingham bersama istri dan anak-anaknya.

Pengacaranya mengatakan kepada Pengadilan Tinggi setempat bahwa dia menderita kram perut, demam, muntah dan diare dalam beberapa jam setelah memakannya.

Dia mengaku telah terbaring di tempat tidur selama lima minggu dengan salmonella.

Pengacara menambahkan bahwa Prades mengalami perut kembung yang teratur dan tidak terkendali sejak itu, mempermalukannya di depan umum dan membuatnya terbangun di malam hari.

Baca juga: Bisa Hamili Rekannya, NASA Larang Astronaut Masturbasi di Luar Angkasa

Pengacaranya, Robert Parkin, mengatakan kepada pengadilan bahwa perut Prades terus mengeluarkan suara yang membuatnya canggung setelah penyakitnya mereda.

"Penggugat terus menderita perut kembung yang berlebihan, yang membuatnya sangat malu," kata Parkin.

"Gejalanya, terutama, kelelahan dan perubahan fungsi usus yang terkait dengan 'berputar' di dalam perutnya dan perut kembung," imbuhnya.

"Perut penggugat terus mengeluarkan suara yang sering berputar sampai-sampai tidurnya bisa terganggu," sambungnya.

"Tingkat gejalanya telah mengubah hidup," ujarnya seperti dikutip dari Daily Star, Minggu (24/7/2022).

Baca juga: Cahaya Merah Muda Muncul di Langit Kota Australia, Invasi Alien?

Pengacara juga menuduh bahwa kios yang dimaksud ditutup dan dibersihkan setelah penyelidikan Public Health England.

Rory Badenoch, pengacara Prades lainnya, mengatakan bahwa angka 200 ribu pounds dapat meningkat mengingat dampak yang berkelanjutan pada dirinya.

Pelanggan lain yang membeli makanan di pasar juga dilaporkan jatuh sakit.

Kasus Prades bergantung pada apakah pria yang menjadi bos perusahaan lantai itu menderita salmonella atau tidak.

Philip Davy, pengacara Frankfurt Christmas Market Ltd - yang menyajikan sandwich ham - mengaku petugas kesehatan lingkungan dewan menemukan e.coli di pisau, tapi tidak ada salmonella.

Baca juga: Viral! Diselingkuhi, Wanita Ini Balas Nikahi Ayah dari Mantan Pacarnya

Dia juga mengatakan, karena Prades tidak mengklaim dia menderita infeksi e.coli, dia harus membuktikan tuduhan salmonella untuk menerima gantu rugi.

Frankfurt Christmas Market Ltd menolak disalahkan tetapi kasusnya sekarang akan dibawa ke pengadilan.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
Prodi Paling Banyak...
Prodi Paling Banyak Dibutuhkan Selama 5 Tahun ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved