Zelensky: Tak Ada Gencatan Senjata Tanpa Pemulihan Wilayah yang Hilang
Sabtu, 23 Juli 2022 - 22:30 WIB
loading...
Zelensky: Tak Ada Gencatan Senjata Tanpa Pemulihan Wilayah yang Hilang. FOTO/Reuters
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, gencatan senjata dengan Rusia tanpa merebut kembali wilayah yang hilang hanya akan memperpanjang perang. Hal itu diungkapkannya saat wawancara dengan Wall Street Journal, Jumat (22/7/2022).
Zelenksy memperingatkan, gencatan senjata yang memungkinkan Rusia untuk mempertahankan wilayah Ukraina yang direbut sejak invasi pada Februari hanya akan mendorong konflik yang lebih luas. Menurutnya, itu hanya akan memberi Moskow kesempatan untuk mengisi kembali dan mempersenjatai kembali untuk putaran serangan berikutnya.
Baca: Terbantu HIMARS Amerika, Ukraina Ogah Gencatan Senjata dengan Rusia
Zelensky juga berbicara tentang sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) yang dipasok Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan, “pasokan HIMARS Barat, sementara membuat perbedaan materi, jauh lebih rendah daripada yang dibutuhkan Ukraina untuk membalikkan keadaan.”
“Membekukan konflik dengan Federasi Rusia, berarti jeda yang memberi Federasi Rusia waktu istirahat,” lapor Wall Street Journal, mengutip komentar Zelensky.
“Masyarakat percaya bahwa semua wilayah harus dibebaskan terlebih dahulu, dan kemudian kita dapat bernegosiasi tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana kita dapat hidup di abad-abad mendatang,” lanjutnya.
Baca: Rusia Hancurkan Pangkalan Unit Black Hundred Ukraina, 300 Tentara Tewas
Zelenksy memperingatkan, gencatan senjata yang memungkinkan Rusia untuk mempertahankan wilayah Ukraina yang direbut sejak invasi pada Februari hanya akan mendorong konflik yang lebih luas. Menurutnya, itu hanya akan memberi Moskow kesempatan untuk mengisi kembali dan mempersenjatai kembali untuk putaran serangan berikutnya.
Baca: Terbantu HIMARS Amerika, Ukraina Ogah Gencatan Senjata dengan Rusia
Zelensky juga berbicara tentang sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) yang dipasok Amerika Serikat (AS). Ia mengatakan, “pasokan HIMARS Barat, sementara membuat perbedaan materi, jauh lebih rendah daripada yang dibutuhkan Ukraina untuk membalikkan keadaan.”
“Membekukan konflik dengan Federasi Rusia, berarti jeda yang memberi Federasi Rusia waktu istirahat,” lapor Wall Street Journal, mengutip komentar Zelensky.
“Masyarakat percaya bahwa semua wilayah harus dibebaskan terlebih dahulu, dan kemudian kita dapat bernegosiasi tentang apa yang harus dilakukan dan bagaimana kita dapat hidup di abad-abad mendatang,” lanjutnya.
Baca: Rusia Hancurkan Pangkalan Unit Black Hundred Ukraina, 300 Tentara Tewas
Lihat Juga :