Bantu Jurnalis Israel Masuk Makkah, Warga Arab Saudi Ditangkap
Jum'at, 22 Juli 2022 - 17:33 WIB
loading...
Jurnalis Israel Gil Tamari membuat liputan masuk ke kota Makkah. Foto/The National
A
A
A
RIYADH - Juru bicara Kepolisian Makkah mengatakan pihaknya telah menangkap seorang warga Arab Saudi karena memfasilitasi masuknya jurnalis Israel ke kota suci itu. Selanjutnya, tersangka akan diajukan ke kejaksaan setempat.
Warga Arab Saudi itu memfasilitasi jurnalis Israel yang memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat (AS), Gil Tamari, ke Makkah melewati jalan yang diperuntukkan umat Muslim. Tindakan itu dianggap sebagai pelanggaran terhadap undang-undang yang melarang orang-orang non-Muslim untuk masuk ke Makkah.
Juru bicara kepolisian Makkah menekankan bahwa semua orang yang datang ke Arab Saudi harus menghormati hukum dan mematuhi persyaratan berlaku, terutama yang berkaitan dengan Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci.
Baca juga: Wartawan Israel Minta Maaf setelah Bikin Geger Keluyuran di Kota Suci Makkah
"Setiap pelanggaran semacam ini dianggap sebagai kejahatan yang tidak akan ditolerir dan sanksi akan diterapkan kepada pelakukanya berdasarkan peraturan yang berlaku," katanya tanpa menyebut nama tersangka seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, SPA, Jumat (22/7/2022).
Warga Arab Saudi itu memfasilitasi jurnalis Israel yang memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat (AS), Gil Tamari, ke Makkah melewati jalan yang diperuntukkan umat Muslim. Tindakan itu dianggap sebagai pelanggaran terhadap undang-undang yang melarang orang-orang non-Muslim untuk masuk ke Makkah.
Juru bicara kepolisian Makkah menekankan bahwa semua orang yang datang ke Arab Saudi harus menghormati hukum dan mematuhi persyaratan berlaku, terutama yang berkaitan dengan Dua Masjid Suci dan tempat-tempat suci.
Baca juga: Wartawan Israel Minta Maaf setelah Bikin Geger Keluyuran di Kota Suci Makkah
"Setiap pelanggaran semacam ini dianggap sebagai kejahatan yang tidak akan ditolerir dan sanksi akan diterapkan kepada pelakukanya berdasarkan peraturan yang berlaku," katanya tanpa menyebut nama tersangka seperti dikutip dari kantor berita Arab Saudi, SPA, Jumat (22/7/2022).
Lihat Juga :