Kandidat Kuat PM Inggris Tak Setuju Pengiriman Tentara ke Ukraina

Jum'at, 22 Juli 2022 - 04:00 WIB
loading...
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Tak Setuju Pengiriman Tentara ke Ukraina. FOTO/Reuters
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss, salah satu dari dua kandidat terakhir untuk mengambil alih posisi Perdana Menteri setelah kepergian Boris Johnson, mengaku tidak akan mendukung pengiriman tentara Inggris ke Ukraina untuk membantu memerangi Rusia.

Berbicara kepada BBC dalam sebuah wawancara pada Kamis (21/7/2022), Truss mengesampingkan "keterlibatan langsung" pasukan negaranya jika dia kelak menjadi Perdana Menteri Inggris.

Baca: Kepala Intelijen Inggris: Rusia Akan Kehabisan Tenaga di Ukraina

"Kami melakukan semua yang kami bisa untuk mendukung Ukraina. Kami telah memimpin koalisi internasional dalam pengiriman senjata, kami menerapkan sanksi. Tetapi, saya tidak mendukung keterlibatan langsung pasukan Inggris," katanya.

Komentar Truss sejalan dengan Amerika Serikat, NATO, dan sebagian besar negara Eropa Barat lainnya, yang telah mendukung Kiev dalam perjuangannya dengan mengirimkan senjata dan bantuan, namun mengesampingkan peluang menempatkan tentara di tanah Ukraina.

Moskow sendiri telah mengatakan, setiap keterlibatan pasukan Barat secara langsung di Ukraina akan dianggap sebagai deklarasi perang melawan Rusia.

Baca: Bertugas di Luar Negeri, Tentara Inggris Dilarang Sewa Pelacur

Sebelumnya, Inggris menyatakan akan mengirimkan sejumlah senjata artileri dan lebih dari 1.600 senjata anti tank. Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bantuan itu untuk memperkuat pertahanan Ukraina dalam menghadapi Rusia.

Dorongan itu muncul setelah Perdana Menteri Inggris yang mengundurkan diri, Boris Johnson, bulan lalu menjanjikan tambahan dukungan militer senilai USD1,2 miliar. Ini membuat total dukungan Inggris ke Ukraina sejak dimulainya perang, yang disebut Rusia sebagai "operasi khusus" menjadi USD2,7 miliar.

"Bersama dengan mitra internasional kami, kami akan memastikan Ukraina memiliki alat untuk mempertahankan negara mereka dari invasi ilegal Putin," kata Wallace dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari US News, Kamis (21/7/2022).

Baca: Lagi, Penyiar TV Rusia Serukan Inggris Dihancurkan dengan Rudal Nuklir Sarmat

Wallace mengatakan Inggris juga akan menyediakan sistem radar kontra-baterai, ratusan drone dan lebih dari 50.000 butir amunisi. Inggris telah memasok Ukraina dengan berbagai peralatan militer termasuk hampir 7.000 senjata anti-tank, ratusan rudal dan kendaraan tempur lapis baja, dan juga telah melatih tentara Ukraina.

Ini adalah bantuan pasokan senjata terbaru bagi Ukraina. Sebelumnya Amerika Serikat (AS) mengumumkan akan mengirim empat lagi sistem roket canggih M142 HIMARS ke Ukraina sebagai bagian dari paket bantuan keamanan untuk melawan invasi Rusia.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved