Jet Tempur Canggih Korsel-Indonesia KF/IF-21 Sukses Uji Terbang Perdana

Kamis, 21 Juli 2022 - 08:47 WIB
loading...
Jet Tempur Canggih Korsel-Indonesia...
Jet tempur canggih patungan Korea Selatan-Indonesia, KF-21/IF-21 Boramae sukses uji terbang perdana pada 19 Juli 2022. Foto/Angkatan Udara Republik Korea
A A A
SEOUL - KF-21/IF-21 Boramae , jet tempur canggih patungan Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia , sukses menjalani uji terbang perdana.

Korea Aerospace Industries (KAI) dan Angkatan Udara Korea Selatan mengonfirmasi uji terbang tersebut berlangsung Selasa lalu.

Boramae merupakan jet tempur canggih supersonik generasi ke-4.5. Bloomberg, dalam laporannya Kamis (21/7/2022), menganggapnya sebagai alternatif yang lebih murah dari jet tempur siluman F-35 Lockheed Martin Amerika Serikat (AS).

Kesukesan uji terbang Boramae menempatkan Korea Selatan sebagai negara kedelapan di dunia yang telah mengembangkan jet tempur supersonik, 20 tahun setelah mantan presiden Daejung Kim memerintahkan pengembangan pesawat tempur Korea.

Angkatan Udara Korsel dan KAI sebelumnya melakukan uji dorong mesin berbasis darat yang sukses akhir bulan lalu.

Baca juga: Masalah dengan Korsel Teratasi, Indonesia Tetap Bikin 48 Jet Tempur KF-21/IF-21

KF-21, dipersenjatai dengan 4 rudal udara-ke-udara METEOR dan dikemudikan oleh Mayor Junhyeon Ahn dari Unit Uji dan Evaluasi Angkatan Udara, lepas landas dari pangkalan Angkatan Udara dekat markas KAI di Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, pukul 03.40 waktu setempat.

Jet tempur tersebut terbang dengan kecepatan 400 km/jam (200 knot) selama 30 menit untuk memeriksa fungsi dasar tubuh jet, mendarat dengan selamat pada pukul 16.13.

KAI berencana melakukan sekitar 2.000 penerbangan uji dengan enam prototipe hingga Juni 2026, dilanjutkan dengan produksi massal di tahun yang sama.

Angkatan Udara Korea Selatan mempertimbangkan untuk mengerahkan 120 unit KF-21 pada tahun 2032.

Jenis pesawat akan diverifikasi sebagai aset yang berpotensi mampu tempur pada akhir tahun 2023, dan tes persenjataan tambahan untuk KF-21 Block-2 akan dilakukan pada tahun 2026.

Empat puluh jet Block-1 diharapkan mampu melakukan pertempuran udara-ke-udara, sementara 80 jet Block-2 yang akan dikerahkan pada 2028 juga dimaksudkan untuk melakukan pertempuran udara-ke-darat.

Dua komponen utama, radar elektronik dan pelacak target inframerah, dikembangkan oleh Hanwha Systems dengan teknologi lokal dan dipasok ke prototipe KF-21 pertama.

Sebuah jammer frekuensi radio dan suite peperangan elektronik terintegrasi dipasok oleh LIG Nex1.

KF-21 diharapkan akan dipersenjatai dengan ALCM (rudal jelajah yang diluncurkan dari udara) yang dikembangkan Korea Selatan dan 10 senjata udara-ke-darat lainnya, termasuk rudal udara-ke-udara METEOR untuk pertama kalinya di Asia.

Rudal jelajah akan memberikan pesawat tempur kemampuan serangan presisi jarak jauh, di luar sistem pertahanan udara atau intersepsi musuh.

Militer Korea Selatan juga berencana untuk menempatkan rudal hipersonik, yang saat ini sedang dikembangkan, di KF-21.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved