Gedung Putih Tuding Rusia Siap Caplok Wilayah Baru di Ukraina
Kamis, 21 Juli 2022 - 05:01 WIB
loading...
A
A
A
Kirby berpendapat Moskow akan mengatur referendum "palsu" di wilayah pendudukan, sambil menggunakan apa yang disebutnya "buku pedoman aneksasi, sangat mirip dengan yang kita lihat pada tahun 2014."
Baca juga: Menteri Muslim Israel Kecam Aksi Bodoh Jurnalis Israel yang Masuk Makkah
Tahun itu, Krimea memilih meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Rusia setelah kudeta yang didukung Barat di Kiev.
Kirby menjanjikan "sanksi tambahan" jika Rusia mencaplok wilayah Ukraina lebih lanjut.
Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Washington merilis pernyataan di media sosial pada Selasa, mengatakan, “Klaim tentang sifat agresif dari operasi khusus militer Rusia pada dasarnya salah.”
“Kami mengembalikan perdamaian ke wilayah yang dibebaskan, menciptakan keadaan untuk kehidupan normal dan menghormati persamaan hak warga negara tanpa memandang etnis dan bahasa,” papar Kedubes Rusia di AS.
Baca juga: Menteri Muslim Israel Kecam Aksi Bodoh Jurnalis Israel yang Masuk Makkah
Tahun itu, Krimea memilih meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Rusia setelah kudeta yang didukung Barat di Kiev.
Kirby menjanjikan "sanksi tambahan" jika Rusia mencaplok wilayah Ukraina lebih lanjut.
Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Washington merilis pernyataan di media sosial pada Selasa, mengatakan, “Klaim tentang sifat agresif dari operasi khusus militer Rusia pada dasarnya salah.”
“Kami mengembalikan perdamaian ke wilayah yang dibebaskan, menciptakan keadaan untuk kehidupan normal dan menghormati persamaan hak warga negara tanpa memandang etnis dan bahasa,” papar Kedubes Rusia di AS.
Lihat Juga :