Pemasok Senjata Pentagon: Barat Tak Bisa Perang Berkepanjangan di Ukraina

Senin, 18 Juli 2022 - 21:53 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Isi Surat Tersangka Pembunuh Shinzo Abe Diungkap Media

“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya pernah mendengar kita kehabisan, tetapi jika Anda memproyeksikan ke depan bahwa kita akan ingin mempertahankan tingkat komitmen ini selama beberapa tahun lagi, itu tentu saja bukan apa yang telah dibuat oleh siapa pun untuk mengakomodasi.

Kontraktor utama Pentagon telah bertemu beberapa kali sepekan untuk membahas upaya memasok Ukraina.
“Dialog dengan Pentagon baik dan diskusi lebih lanjut sedang berlangsung tentang mendapatkan kejelasan tentang rencana mereka," ujar Warden.

“Mereka telah melakukan yang terbaik untuk menyatukan industri dan membagikan rencana itu, baik pada tingkat yang lebih umum maupun khusus, sehingga kami dapat melampaui kontrak dan melakukan investasi dan kemajuan,” tutur dia.

“Sementara Northrop Grumman siap berinvestasi dan bahkan memperluas pabriknya sebelum kontrak, industri masih membutuhkan kejelasan lebih lanjut tentang rencana Washington untuk mendukung Ukraina,” ungkap Warden.

“Kompleks industri militer perlu mendapatkan indikasi bahwa jika kita membangunnya, permintaan akan datang,” papar dia.
AS telah menjadi pemasok utama Kiev dalam konflik yang sedang berlangsung, mengalokasikan miliaran dolar untuk menopang Ukraina dalam perjuangannya melawan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Berita Terkini
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved