Dua Hal Ini Diduga Jadi Penyebab Perubahan Sikap Korut

Sabtu, 27 Juni 2020 - 02:44 WIB
loading...
Dua Hal Ini Diduga Jadi...
Pemimpin Korut Kim Jong-un dan adiknya Kim Yo-jong. Foto/Asia Nikkei
A A A
TOKYO - Menyusul menghilangnya Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un secara misterius dari radar publik pada bulan April dan kemunculannya kembali pada bulan Mei, sikap negara itu pun berubah dalam berhubungan dengan tetangganya Korea Selatan (Korsel). Puncaknya adalah penghancuran kantor penghubung antar-Korea di Kaesong minggu lalu. (Baca: Korut Ledakkan Kantor Penghubung Dua Korea, Waswas Perang Pecah )

Menurut Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang , Taro Kono, tindakan Korut terhadap Korsel baru-baru ini dapat dijelaskan oleh serangkaian faktor internasl yang mempengaruhi kebijakan luar negeri negara tersebut.

Kono menyebut masalah kesehatan Kim Jong-un, yang sejauh ini belum dikonfirmasi, dan masalah ekonomi yang disebabkan oleh panen yang buruk pada 2019 sebagai salah satu alasan utama.

"Kami memiliki kecurigaan tentang kesehatannya. Ekonomi di Korea Utara tidak baik, jadi Kim Jung-un atau rejimnya memerlukan kambing hitam sehingga orang akan melihat ke luar Korea Utara", kata pejabat Jepang itu seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (27/6/2020).

Menhan Jepang kemudian menilai Korut sedang berjuang untuk menahan penyebaran pandemi Covid-19, meskipun Pyongyang secara resmi menyangkal keberadaan penyakit tersebut di negara itu. Kono mendukung tuduhannya dengan menyebut bahwa pandemi adalah alasan di balik jarangnya Kim Jong-un muncul di hadapan publik karena khawatir akan tertular virus mematikan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Menjelajahi Pesona Korea:...
Menjelajahi Pesona Korea: Perpaduan Memukau Tradisi dan Modernitas di Seoul dan Incheon
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Toyota Mulai Uji Coba...
Toyota Mulai Uji Coba Mobil Hidrogen di Sirkuit Le Mans
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved