Panglima Militer Inggris: Rumor Putin Sakit dan Dapat Dibunuh Cuma Angan-angan

Senin, 18 Juli 2022 - 08:31 WIB
loading...
Panglima Militer Inggris:...
Panglima Angkatan Bersenjata Inggris Laksamana Tony Radakin menyebut rumor bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin jatuh sakit dan dapat dibunuh hanya angan-angan. Foto/BBC via REUTERS
A A A
LONDON - Panglima Angkatan Bersenjata Inggris Laksamana Tony Radakin menepis rumor bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin jatuh sakit atau dapat dibunuh. Menurutnya, rumor seperti itu cuma angan-angan.

Saat Partai Konservatif memilih pengganti Perdana Menteri Boris Johnson, Laksamana Radakin juga mengatakan pemimpin Inggris berikutnya harus menyadari bahwa Rusia merupakan ancaman terbesar dan tantangannya akan bertahan selama beberapa dekade.

"Saya pikir beberapa komentar bahwa dia tidak sehat atau bahwa sebenarnya seseorang akan membunuhnya atau membawanya keluar, saya pikir itu hanya angan-angan," kata Radakin dalam siaran wawancara stasiun televisi BBC pada hari Minggu.

Baca juga: Komandan Chechnya: Rusia Sedang Perang Suci di Ukraina Melawan Setan Barat dan LGBT

“Sebagai profesional militer, kami melihat rezim yang relatif stabil di Rusia. Presiden Putin telah mampu menumpas oposisi apa pun, kami melihat hierarki yang ditanamkan pada Presiden Putin dan tidak ada orang di puncak yang mendapat motivasi untuk menantang Presiden Putin,” ujar Radakin.

"Dan itu suram," katanya lagi, yang dilansir AFP, Senin (18/7/2022).

Menurut sang panglima, pasukan darat Rusia mungkin kurang menimbulkan ancaman sekarang, setelah mengalami kemunduran dalam perang di Ukraina.

Baca juga: Zelensky Pecat Kepala Intelijen dan Jaksa Agung Ukraina karena Pro-Rusia

Dia memperkirakan invasi ke Ukraina telah menewaskan atau melukai 50.000 tentara Rusia dan menghancurkan hampir 1.700 tank, serta sekitar 4.000 kendaraan tempur lapis baja Moskow.

“Tapi Rusia terus menjadi kekuatan nuklir. Ia memiliki kemampuan siber, memiliki kemampuan luar angkasa, dan memiliki program khusus di bawah air sehingga dapat mengancam kabel bawah air yang memungkinkan informasi dunia untuk transit," paparnya.

Menurutnya, masalah Ukraina akan mendominasi briefing militer untuk pengganti Johnson ketika sang pengganti mulai menjabat pada 6 September 2022.

“Dan kemudian kita harus mengingatkan perdana menteri tentang tanggung jawab luar biasa yang mereka miliki dengan Inggris sebagai kekuatan nuklir, dan itu adalah bagian dari inisiasi perdana menteri Inggris yang baru," terangnya.

Sementara itu, Radakin dikejutkan dengan investigasi BBC yang menemukan bahwa pasukan komando di korps elite Layanan Udara Khusus (SAS) Inggris menewaskan sedikitnya 54 warga Afghanistan dalam keadaan yang mencurigakan satu dekade lalu, tetapi rantai komando militer menyembunyikan kekhawatiran.

Menurutnya, polisi militer telah menetapkan itu tidak terjadi tetapi akan mencari lagi jika bukti baru yang konkret muncul.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Berita Terkini
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Infografis
6 Kolonel Pecah Bintang...
6 Kolonel Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Panglima TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved