Dapat Pasokan Rudal AS, Ukraina Ingin Serang Crimea
Minggu, 17 Juli 2022 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
Kiev tampaknya terpaku pada penargetan Crimea secara keseluruhan dan, khususnya, jembatan Kerch, yang dibangun untuk menyederhanakan koneksi ke daratan Rusia. Pejabat tinggi Ukraina beberapa kali melontarkan ide uyntuk menghancurkan jembatan Kerch meskipun faktanya Moskow telah merebut bagian tenggara Ukraina, membangun koneksi darat ke Crimea.
Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.
Baca juga: Rudalnya Membunuh 23 Orang di Vinnytsia Ukraina, Ini Dalih Rusia
Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko sejak itu mengakui bahwa tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.”
Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.
Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.
Baca juga: Rudalnya Membunuh 23 Orang di Vinnytsia Ukraina, Ini Dalih Rusia
Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko sejak itu mengakui bahwa tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.”
Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.
(ian)
Lihat Juga :