Lawan Ancaman Iran, Biden Bertemu Negara-negara Teluk

Sabtu, 16 Juli 2022 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, Biden menghantam Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, pemimpin de facto kerajaan, ketika ia tiba di istana kerajaan di Jeddah. Tetapi dia menolak anggapan bahwa dia mengabaikan pelanggaran hak asasi manusia Arab Saudi ketika dia mencoba untuk mengatur ulang hubungan diplomatik penuh.

Biden sejatinya berusaha untuk membangun kembali kerja sama dengan raja Saudi dan putra mahkota setelah pernah berjanji untuk menjadikan kerajaan itu "pariah" untuk pelanggaran hak asasi manusianya.

“Saya katakan, dengan sangat lugas, bagi seorang presiden Amerika untuk diam tentang masalah hak asasi manusia tidak konsisten dengan siapa kita dan siapa saya,” kata Biden. “Saya akan selalu membela nilai-nilai kita,” tegasnya.

Intelijen AS percaya bahwa putra mahkota Arab Saudi kemungkinan menyetujui pembunuhan Jamal Khashoggi, seorang penulis yang berbasis di AS, empat tahun lalu. Biden mengatakan Pangeran Mohammed mengklaim bahwa dia "tidak bertanggung jawab secara pribadi" atas kematian itu.

"Saya menunjukkan saya pikir dia (terlibat)," kata Biden.

Adapun kekhawatiran AS atas perluasan jangkauan China, China tampaknya bersedia memberi Arab Saudi teknologi rudal dan nuklir di mana AS sendiri ragu untuk melakukannya.China juga merupakan pembeli terbesar minyak Saudi.

Baca juga: Iran Pamer Kekuatan Divisi Drone saat Biden Berkunjung ke Timur Tengah

Bagi Irak, yang memiliki hubungan terdalam dan terkuat dengan Iran di antara semua negara Arab, kehadirannya di pertemuan tersebut mencerminkan upaya Arab Saudi — yang didukung oleh AS — untuk membawa Irak lebih dekat ke posisi Arab dan apa yang disebut lipatan Arab.

Irak telah menjadi tuan rumah sekitar lima putaran pembicaraan langsung antara pejabat Arab Saudi dan Iran sejak Biden menjabat, meskipun pembicaraan itu hanya menghasilkan sedikit hasil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Presiden Terpilih Kolombia...
Presiden Terpilih Kolombia Bakal Buka Kedubes di Yerusalem, Pulihkan Aliansi Bersejarah!
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
Astra Gelar RUPSLB,...
Astra Gelar RUPSLB, Kantongi Restu Buyback Rp8 Triliun dan Program Saham Manajemen
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved