Lawan Ancaman Iran, Biden Bertemu Negara-negara Teluk

Sabtu, 16 Juli 2022 - 16:00 WIB
loading...
Lawan Ancaman Iran,...
Presiden AS Joe Biden melakukan pertemuan dengan negara-negara Teluk untuk melawan ancaman Iran. Foto/AP
A A A
JEDDAH - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan memaparkan strateginya untuk Timur Tengah saat ia menutup perjalanan terakhirnya dalam kunjungan selama 4 hari ke wilayah itu yang dimaksudkan untuk meningkatkan posisi AS dan menyatukan kawasan itu melawan Iran .

Dikutip dari AP, Sabtu (16/7/2022), di kota pelabuhan Laut Merah Jeddah, Biden akan bertemu dengan kepala negara dari enam negara Teluk Arab, ditambah Mesir, Yordania dan Irak untuk pertemuan puncak regional.

Untuk diketahui, tak sak satu pun dari negara yang hadir dalam pertemuan itu bergerak sejalan dengan AS untuk memberikan sanksi kepada Rusia, prioritas kebijakan utama luar negeri bagi pemerintahan Biden. Jika ada, Uni Emirat Arab (UEA) telah muncul sebagai semacam surga keuangan bagi miliarder Rusia dan kapal pesiar jutaan dolar mereka. Sedangkan Mesir tetap terbuka untuk turis Rusia.

Menurut Gedung Putih, dalam pertemuan itu, Biden akan menawarkan visinya untuk kawasan itu dan bagaimana AS dapat bekerja sama dengannya. Pemerintahan Biden juga akan mengumumkan di KTT itu bantuan keamanan pangan senilai USD1 miliar untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, menurut pejabat pemerintah.

Pada KTT itu, Biden akan mendengarkan keprihatinan tentang stabilitas dan keamanan kawasan, serta kekhawatiran tentang ketahanan pangan, perubahan iklim, dan ancaman terorisme yang berkelanjutan.

Secara keseluruhan, hanya sedikit yang disepakati oleh sembilan kepala negara Timur Tengah dalam hal kebijakan luar negeri. Misalnya, Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab berusaha mengisolasi dan menekan Iran di atas jangkauan dan proksi regionalnya. Di sisi lain, Oman dan Qatar, memiliki hubungan diplomatik yang kuat dengan Iran dan telah bertindak sebagai perantara pembicaraan antara Washington dan Teheran.

Qatar baru-baru ini menjadi tuan rumah pembicaraan antara pejabat AS dan Iran ketika mereka mencoba untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir Iran. Iran tidak hanya berbagi ladang gas bawah laut yang besar dengan Qatar di Teluk Persia, Iran juga bergegas membantu Qatar ketika Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan dan memberlakukan embargo selama bertahun-tahun terhadap Qatar yang berakhir tidak lama sebelum Biden mengambil alih Gedung Putih.

Baca juga: Biden Menuju Arab Saudi, Ini Segudang Agenda Penting yang Dibawa

Tindakan Biden telah membuat frustrasi beberapa pemimpin Teluk Arab. Sementara AS telah memainkan peran penting dalam mendorong gencatan senjata selama berbulan-bulan di Yaman, keputusan Biden untuk mencabut langkah era Trump yang telah mendaftarkan pemberontak Yaman Houthi sebagai kelompok teroris telah membuat marah kepemimpinan UEA dan Saudi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Sidang Gugatan Praperadilan...
Sidang Gugatan Praperadilan Roy Suryo Jilid III di PN Jaksel Digelar Rabu 22 Juli
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved