Eks Jenderal AS: Rusia Kelelahan, Bisa Dikalahkan Ukraina Tahun Depan

Jum'at, 15 Juli 2022 - 16:02 WIB
loading...
A A A
Sejak meluncurkan invasi ke Ukraina pada bulan Februari, Rusia telah menghadapi kemunduran awal, gagal untuk mengambil Ibu Kota Ukraina; Kiev, dan gagal memberikan perang cepat seperti yang diharapkan.

Namun, pasukan Rusia telah membuat keuntungan di selatan Ukraina dan di wilayah Donbas timur, menguasai sekitar 20 persen negara itu.

Tetapi Hodges mengatakan kepada Insider bahwa pasukan Ukraina memiliki keunggulan moral dibandingkan dengan pasukan Rusia, yang dia gambarkan mengalami kemacetan dan lelah.

Dia juga mengatakan kekuatan penuh dari dukungan militer Barat baru-baru ini telah membantu Ukraina secara signifikan, khususnya sistem roket jarak jauh.

Pemerintah Ukraina merilis rekaman awal pekan ini yang menunjukkan keberhasilan serangan misil terhadap depot amunisi Rusia di wilayah Kherson yang diduduki pasukan Moskow. Depot amunisi kedua dilaporkan dihancurkan pada hari Kamis oleh pasukan Ukraina, yang menggunakan sistem roket jarak jauh HIMARS buatan Amerika dalam kedua serangan tersebut.

"Seperti yang telah dilihat seluruh dunia selama seminggu terakhir ini, kami telah mampu menimbulkan kerusakan besar pada sistem pertahanan rudal dan fasilitas penyimpanan amunisi mereka jauh di belakang garis musuh," kata Gubernur Luhansk Serhiy Haidai kepada Newsweek.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved