Rudal Jelajah Kalibr Rusia Hantam Kota Vinnytsia, 22 Tewas

Jum'at, 15 Juli 2022 - 02:32 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Rusia: AS Beri Intelijen pada Ukraina tentang Target Donbass

Pemimpin Ukraina itu juga menuduh Rusia mengobarkan perang genosida terhadap bangsanya, sementara Moskow bersikeras hanya menggunakan kekuatan terhadap sasaran militer yang sah.

Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, dengan alasan kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberi wilayah Donetsk dan Lugansk status khusus di dalam negara Ukraina.

Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada 2014. Mantan Presiden Ukraina Petro Poroshenko sejak itu mengakui bahwa tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat.”

Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun. Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.

Baca juga: Ukraina Ledek Sistem Rudal S-400 Rusia Tak Becus Cegat Roket HIMARS AS

(ian)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2085 seconds (10.55#12.26)