Separatis Pro Rusia Kembali Tangkap Warga Negara AS
Jum'at, 15 Juli 2022 - 01:16 WIB
loading...
A
A
A
“Ketika dia menelepon, dia memberi tahu saya bahwa dia tidak disiksa, tetapi sulit untuk mengetahui dengan pasti karena dia sedang diawasi selama percakapan kami,” imbuhnya.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan lembaga itu telah mengetahui laporan penahanan Murekezi tetapi menolak berkomentar lebih lanjut, dengan alasan "pertimbangan privasi". Keluarga Murekezi mengatakan bahwa mereka setiap hari berhubungan dengan Departemen Luar Negeri AS tentang situasinya.
Murekezi lahir di Rwanda pada tahun 1985 tetapi meninggalkan negara itu bersama keluarganya setelah genosida tahun 1994, beremigrasi ke Minnesota. Dia mulai mengunjungi Ukraina untuk alasan bisnis pada tahun 2017 dan menetap di sana secara permanen pada tahun 2020.
Sebelum pindah ke Ukraina, Murekezi menghabiskan delapan tahun di angkatan udara AS. Menurut keluarganya, dia meninggalkan militer pada tahun 2017 dan mulai berinvestasi dalam saham serta mata uang kripto.
Baca juga: Ukraina Ledek Sistem Rudal S-400 Rusia Tak Becus Cegat Roket HIMARS AS
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan lembaga itu telah mengetahui laporan penahanan Murekezi tetapi menolak berkomentar lebih lanjut, dengan alasan "pertimbangan privasi". Keluarga Murekezi mengatakan bahwa mereka setiap hari berhubungan dengan Departemen Luar Negeri AS tentang situasinya.
Murekezi lahir di Rwanda pada tahun 1985 tetapi meninggalkan negara itu bersama keluarganya setelah genosida tahun 1994, beremigrasi ke Minnesota. Dia mulai mengunjungi Ukraina untuk alasan bisnis pada tahun 2017 dan menetap di sana secara permanen pada tahun 2020.
Sebelum pindah ke Ukraina, Murekezi menghabiskan delapan tahun di angkatan udara AS. Menurut keluarganya, dia meninggalkan militer pada tahun 2017 dan mulai berinvestasi dalam saham serta mata uang kripto.
Baca juga: Ukraina Ledek Sistem Rudal S-400 Rusia Tak Becus Cegat Roket HIMARS AS
(ian)
Lihat Juga :